Jumat, 19 Oktober 2018

Piala Dunia 2018, Pelatih Argentina Khawatir Messi Kelelahan Lagi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Argentina Lionel Messi, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Ekuador pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 di stadion Atahualpa Olympic, Quito, Ekuador, 10 Oktober 2017. REUTERS/Daniel Tapia

    Penyerang Argentina Lionel Messi, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Ekuador pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 di stadion Atahualpa Olympic, Quito, Ekuador, 10 Oktober 2017. REUTERS/Daniel Tapia

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih timnas Argentina, Jorge Sampaoli, berharap kapten timnya, Lionel Messi, bisa tiba di Piala Dunia 2018. Ia tak mau Messi mengalami hal sama seperti pada Piala Dunia 2014 saat kesulitan mencapai puncak performanya karena kelelahan.

    "Kami telah berbicara dengan Leo tentang apa yang terjadi dan bahwa dia tidak dalam situasi yang sama seperti empat tahun lalu ketika dia merasa kelelahan di Piala Dunia (di Brasil)," kata Sampaoli dalam konferensi pers, Selasa, 30 Januari 2018, seperti dikutip Reuters.

    Mantan pelatih Cile dan Sevilla tersebut berujar, targetnya adalah memastikan bahwa Messi "memanfaatkan sebaik-baiknya masa istirahatnya untuk tiba (di Rusia) dalam puncak kebugaran fisik dan mentalnya".

    Messi mencetak empat gol saat Argentina mencapai final Piala Dunia di Brasil. Namun dia kelelahan pada laga final saat timnya menjadi runner-up menyusul kekalahan 0-1 dari Jerman seusai perpanjangan waktu.

    Argentina terakhir memenangi Piala Dunia pada 1986 dengan Diego Maradona memimpin negara tersebut meraih gelar Piala Dunia kedua. Di Piala Dunia 2018, Argentina akan menghadapi Eslandia, Kroasia, dan Nigeria di Grup D.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Bravo 5 dan Cakra 19, Dua Tim Luhut untuk Jokowi di Pilpres 2019

    Menyandang nama Tim Bravo 5 dan Cakra 19, dua gugus purnawirawan Jenderal TNI menjadi tim bayangan pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.