100 Hari Menuju Piala Dunia 2018, Ini Lima Hal yang Menarik

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bintang sepak bola Brasil Neymar bersama dokternya Rodrigo Lasmar berada di dalam sebuah mobil, usai tiba di Rumah Sakit Mater Dei, di Belo Horizonte, Brasil, 2 Maret 2018. Neymar mengalami cedera saat bertanding melawan Marseille di liga Prancis. (AP Photo/Eugenio Savio)

    Bintang sepak bola Brasil Neymar bersama dokternya Rodrigo Lasmar berada di dalam sebuah mobil, usai tiba di Rumah Sakit Mater Dei, di Belo Horizonte, Brasil, 2 Maret 2018. Neymar mengalami cedera saat bertanding melawan Marseille di liga Prancis. (AP Photo/Eugenio Savio)

    TEMPO.CO, Jakarta - Seluruh perhatian pecinta sepak bola akan tertuju ke kota Moskwa pada 10 Juni 2108, saat tim tuan rumah Rusia melawan Arab Saudi pada pertandingan pertama Piala Dunia 2018.   

    Adapun Selasa, 6 Maret 2018 ini, adalah rentang waktu 100 hari menuju penyelenggaraan putaran final Piala Dunia di Rusia itu.

    Banyak hal penting yang terjadi sebelum pesta puncak kejuaraan olahraga terpopuler di dunia itu berlangsung. Berikut sejumlah hal yang menarik

    1. Neymar bisa main atau tidak?

    ADVERTISEMENT

    Tak ada Neymar di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu dinihari nanti, 7 Maret 2018, dalam pertandingan kedua babak 16 besar Liga Champions antara Paris Saint Germain dan Real Madrid.

    Neymar lagi pulang kenegaranya, Brasil, untuk menyembuhkan cedera kakinya dan itulah yang membuat tim nasionalnya cemas. Bisakah bintang mereka tampil di Piala Dunia 2018?

    Cedera di tulang dekat telapak kami itu dialami Neymar ketika membela PSG dalam Liga 1 Prancis melawan Marseille. Kata tim dokter, Neymar bisa harus istirahat sampai tiga bulan. Kalau itu terjadi, Neymar baru pulih sekitar Mei, atau hanya satu bulan sebelum laga Piala Dunia dimulai.

    Brasil akan mengawali pertandingan Piala Dunia 2018 melawan Swiss pada 18 Juni mendatang.

    2. Permasalahan Video Assistant Referee (VAR).

    Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) menyepakati penggunaan video asisten wasit (VAR). Ini berarti penggunaan teknologi untuk membantu kerja wasit dalam memimpin pertandingan yang terus diperdebatkan itu akan digunakan di Rusia, dengan menunggu keputusan akhir dari Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) pada 17 Maret mendatang.  

    Pemakaian VAR masih menimbulkan perdebatan pada sejumlah liga terkemuka, seperrti di Jerman, Inggris, dan Italia. Tapi, menurut IFAB, akurasi pengembangan pemakaian VAR telah meningkat dari 93 menjadi 98,9 persen.

    3. Rumitnya memilih pendamping Lionel Messi.  

    Sosok pemain Lionel Messi jelas akan menjadi ancaman yang menakutnya buat lawan-lawan Argentina pada Piala Dunia 2018. Tapi, Argentina sekarang terkesan masih kesulitan menyusun komposisi para pemain depan atau penyerang yang paling ideal untuk mendampingi Messi.

    Ada jumlah penyerang kelas dunia yang masuk dalam pilihan manajer Jorge Sampaoli dan juga disodorkan oleh para tokoh, seperti Diego Armando Maradona.

    Sampaoli, mantan manajer tim nasional Cile dan klub Sevilla, membawa Gonzalo Higuain dalam pertandingan persahabatan mendatang melawan Italia dan Spanyol. Tapi, ia meninggalkan Paulo Dybala dan Mauro Icardi yang menonjol di Seri A Italia seperti Higuain.

    Sergio Aguero juga dikeluarkan dari skuad Argentina pada awal musim ini meski ia tampil cukup bagus membela Manchester City. Sampaoli juga belum melirik pemain kawakan Carlos Tevez yang kembali produktif bersama Boca Juniors.   

    4. Siapa kiper nomor 1 Inggris?

    Tak tahu siapa kiper pilihan pertama bisa menjadi bencana seperti yang dialami pelatih Fabio Capello ketika memimpin Inggris pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

    Kini giliran Gareth Southgate diuji untuk bisa tepat memilih kiper andalan ketika tim berjuluk Three Lions itu menghadapi Tunisia pada 19 Juni mendatang. Joe Hart yang bisa menjadi andalan terkesan tampil menurun sekarang bersama West Ham. Pilihan lain adalah Jack Butland bersama Stoke City yang terancam degradasi atau Fraser Forster di  Southampton, klub yang juga menurun jauh dibandingkan musim lalu. Pilihan lain Jordan Pickford, dari Everton.

    5. Banyak perenungan untuk Prancis.

    Kalah pada final adalah pukulan berat buat Prancis ketika menjadi tuam rumah putaran final Piala Eropa 2016.

    Pelatih Didier Deschamps menghadapi pekerjaan rumah yang lumayan berat untuk memilih 23 pemain ke Piala Dunia 2018. Pemain muda yang hebat ketika di AS Monaco, Kylian Mbappe, kini lagi cedera pergelangan kaki setelah pindah ke PSG. Ousmane Dembele juga sering cedera pada musim pertamanya di Barcelona. Lulusan Monaco lainnya, Tiemoue Bakayoko, malah seperti tenggelam sekarang di Chelsea karena kebugarannya tak kunjung kembali. Penyerang Alexandre Lacazette masih kesulitan menemukan irama permainan terbaiknya di Arsenal.

    Benjamin Mendy menghabis waktu enam bulan karena cedera lutut. Paul Pogba lagi bermasalah di Manchester United. Olivier Giroud belum kunjung mencuat setelah pindah dari Arsenal ke Chelsea.

    Mungkin hanya Antoine Griezmann sejauh ini yang sudah pasti bisa diandalkan Didier Deschamps secara penuh buat Piala Dunia 2018.

    SBS | SOCCERNET


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.