Piala Dunia 2018: Tantangan Gonzalo Higuain di Timnas Argentina

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Juventus, Gonzalo Higuain, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya Federico Bernardeschi, dalam pertandingan Liga Italia di Stadion Allianz, Turin, 5 Februari 2018. (Alessandro Di Marco/ANSA via AP)

    Penyerang Juventus, Gonzalo Higuain, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya Federico Bernardeschi, dalam pertandingan Liga Italia di Stadion Allianz, Turin, 5 Februari 2018. (Alessandro Di Marco/ANSA via AP)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sedikit misteri masih menyelimuti Gonzalo Higuain dalam pertandingan kedua 16 besar Liga Champions di Stadion Wembley, London, Kamis dinihari nanti, 8 Maret 2018. Apakah pemain penyerang berusia 30 tahun dari Argentina itu sudah sepenuhnya siap membela Juventus melawan Tottenham Hotspur?

    Peluang Higuain untuk main di Wembley, 8 Maret 2018, tidak hanya penting buat Juventus, tapi juga buat manajer tim nasional Argentina di Piala Dunia 2018, Jorge Sampaoli.

    Higuain sudah dipanggil kembali ke Timnas Argentina buat menghadapi laga uji coba akhir Maret ini. Jika ia masih belum pulih cedera sehingga absen melawan Tottenham tentu mempengaruhi pertimbangan Sampaoli.

    “Saya sudah siap membela Juventus,” kata Higuain dua hari sebelul pertandingan melawan Tottenham di Wembley itu, sebagaimana dikutip The Sun.

    Kebugaran Higuain tidak cuma penting buat Juventus, karena ia yang mencetak dua gol ke gawang Tottenham pada laga pertama 16 besar Liga Champions, tapi juga buat Sampaoli. Pelatih Argentina ini sudah berusaha meramu skuad terbaik buat bisa mendukung Lionel Messi secara maksimal.

    Higuain kembali dipanggil Sampaoli buat membela Argentina melawan Italia di Stadion Etihad, kandang Manchester City, pada 23 Maret 2018, dan melawan Spanyol di Stadion Metropolitano, kandang Atletico Madrid, empat hari kemudian.

    Daftar Pemain Timnas Argentina buat laga uji coba 23 dan 27 Maret 2018 sebelum ke Piala Dunia 2018:

    Kiper: Sergio Romero (Manchester United), Nahuel Guzman (Tigres), Willy Caballero (Chelsea)

    Belakang: Federico Fazio (Roma), Ramiro Funes Mori (Everton), Marcos Rojo (Mancheter United), Gabriel Mercado (Sevilla), Nicolas Tagliafico (Ajax), Nicolas Otamendi (Manchester City)

    Tengah: Leandro Paredes (Zenit St Petersburg), Javier Mascherano (Hebei Fortune), Ever Banega (Sevilla), Giovani Lo Celso (Paris Saint-Germain), Manuel Lanzini (West Ham), Marcos Acuna (Sporting Lisbon), Lucas Biglia (AC Milan)

    Depan: Lionel Messi (Barcelona), Sergio Aguero (Manchester City), Angel Di Maria (Paris Saint-Germain), Gonzalo Higuain (Juventus), Diego Perotti (Roma)

    ESPN | FOOTBALL ITALIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.