Wilshere Ingin Bayar Kepercayaan Southgate di Piala Dunia 2018

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang  Arsenal Jack Wilshere, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Chelsea pada pertandingan Liga Inggris di stadion Emirates, London, 3 Januari 2018. Action Images via Reuters/John Sibley

    Gelandang Arsenal Jack Wilshere, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Chelsea pada pertandingan Liga Inggris di stadion Emirates, London, 3 Januari 2018. Action Images via Reuters/John Sibley

    TEMPO.CO, Jakarta - Jack Wilshere mengatakan ingin membayar kembali kepercayaan Gareth Southgate. Manajer tim nasional Inggris itu memanggil Wilshere masuk kembali ke skuad Three Lions buat persiapan Piala Dunia 2018.

    Wilshere, yang bermain di lini tengah, tidak bermain lagi di timnas Inggris saat negaranya mengalami kekalahan memalukan dari Islandia pada Piala Eropa 2016.

    Namun gelandang Arsenal tersebut memiliki peluang kembali menjadi pemain timnas Inggris, terutama untuk tampil di Piala Dunia 2018 di Rusia, yang dimulai pada 14 Juni mendatang.

    Peluang itu akan terbuka buat Wilshere jika pemain berusia 26 tahun itu bisa menunjukkan permainan maksimalnya dalam pertandingan persahabatan Inggris melawan Belanda dan Italia pada akhir Maret 2018.

    ADVERTISEMENT

    Baca: Hadapi Inggris dan Argentina, Italia Kembali Panggil Buffon

    Wilshere dipanggil lagi oleh Southgate ke tim nasional setelah ia kembali menjadi pemain utama di Arsenal dan berperan penting membawa The Gunners mengalahkan AC Milan 3-1 pada pertandingan kedua babak 16 besar Liga Europa.

    Wilshere bertekad mempersembahkan permainan terbaiknya buat Southgate dan bagi Manajer Arsenal Arsene Wenger. “Tidak hanya manajer Inggris, manajer Arsenal juga sudah jelas meminta apa dari saya, yaitu pembuktian kesiapan fisik saya. Saya pikir, saya telah melakukannya sekarang,” kata pemain dengan tinggi 172 sentimeter ini.

    Setelah pulang dari Euro 2016, Wilshere kerap mengalami cedera. Pemain ini dulu juga dikenal kontroversial dan kurang disiplin menjaga kondisinya, meski memiliki bakat bermain sepak bola yang bagus. Ia pernah mendapat hukuman dari Arsenal karena fotonya saat merokok di tempat umum tersebar dan menjadi pergunjingan.

    Setelah cukup lama kerap duduk di bangku cadangan Arsenal, akhirnya Wenger memberikan kepercayaan kepada Wilshere untuk menjadi pemain starter lagi.

    “Bermain untuk negara saya akan selalu menjadi sebuah kehormatan. Saya tidak pernah menyerah menunggu kesempatan itu lagi. Saya yakin dengan diri saya sendiri dan kemampuan saya,” ujar Wilshere.

    Baca juga: Arsenal Bungkam AC Milan, Keown: Mereka Seperti Petarung Jalanan

    Kontrak Wilshere di Arsenal akan berakhir musim ini, tapi ia belum memastikan apakah akan memperpanjang kontraknya di sana. Ia membela Arsenal sejak tim junior 2001-2008 dan tim senior mulai 2008. Namun, pada  2010 dan 2016-2017, ia sempat dipinjamkan ke Bolton Wanderers dan Bournemouth.

    “Pertama dan paling penting adalah kami berfokus ke sepak bola. Ketika waktunya tepat buat saya dan bos, kami akan duduk bersama untuk berbicara,” kata Wilshere.

    INDEPENDENT | SOCCERNET


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.