Presiden FIFA: Piala Dunia 2018 Tak Akan Jadi Ajang Perang

Reporter

Editor

Hari Prasetyo

Diego Armando Maradona (kedua kanan) dan Presiden FIFA, Gianni Infantino berfoto bersama usai mengikuti turnamen FIFA Legends menjelang upacara penghargaan FIFA di Zurich, Swiss, 9 Januari 2017. REUTERS/Arnd Wiegmann

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) Gianni Infantino mengatakan pada Sabtu, 17 Maret 2018, bahwa Piala Dunia 2018 tidak akan menjadi ajang perang.

Infantino mengatakan pemerintahan Rusia, yang dipimpin Vladimir Putin, sudah menjamin keamanan para penonton yang selama ini khawatir bakal terjadi bentrokan antarsuporter di sana. “Kita bukan akan pergi untuk perang,” kata Infantino.

Baca: Seleksi Timnas Inggris, Southgate: Loyalitas dan Semangat Penting

“Anda akan melihat bahwa kami pergi untuk menikmati pesta sepak bola. Siapa pun yang menyebabkan kerusuhan, mereka akan ditindak. Rusia sangat berkepentingan agar Piala Dunia ini berlangsung secara sukses,” ujar Infantino dalam konferensi pers di Panama.

Selama ini ada kecemasan akan terjadi lagi kerusuhan yang timbul karena bentrokan suporter fanatik Rusia dan Inggris, seperti yang terjadi pada Piala Eropa di Prancis 2016.

Namun Infantino, yang berpengalaman menjadi panitia dalam empat kali pergelaran Piala Eropa, memastikan panitia Piala Dunia 2018 di Rusia akan berusaha keras mencegah terjadinya semua tindakan kerusuhan suporter.

Baca juga: Tiga Tahun Absen, Yaya Toure Kembali Dipanggil Pantai Gading

“Saya berpengalaman sedikit dalam kepanitiaan kejuaraan-kejuaraan besar. Namun saya belum pernah melihat tingkat persiapan sebaik ini, terutama dalam masalah keamanan, seperti yang saya lihat di segala penjuru Rusia,” kata Infantino.   

Turnamen putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia akan berlangsung mulai 14 Juni hingga 15 Juli dan menarik perhatian suporter sepak bola dari segala penjuru. Para penonton yang mendapat tiket pertandingan Piala Dunia 2018 tidak akan membutuhkan visa untuk menghadiri pertandingan di Rusia.






Rusia Belum Rencana Tutup Perbatasan untuk Mencegat Warga yang Hindari Wajib Militer

5 jam lalu

Rusia Belum Rencana Tutup Perbatasan untuk Mencegat Warga yang Hindari Wajib Militer

Rusia mungkin akan menutup perbatasan untuk menghentikan laki-laki warga negara Rusia yang dalam batas usia wajib militer, melarikan diri dari Rusia.


Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

9 jam lalu

Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

Pemanggilan sekitar 300.000 tentara cadangan telah menyebabkan protes berkelanjutan pertama di Rusia sejak invasi ke Ukraina dimulai.


Referendum Jelang Berakhir, Pertempuran Rusia Ukraina Makin Sengit

10 jam lalu

Referendum Jelang Berakhir, Pertempuran Rusia Ukraina Makin Sengit

Pasukan Ukraina dan Rusia terkunci dalam pertempuran sengit di berbagai bagian Ukraina pada Selasa di hari terakhir referendum pencaplokan Moskow.


Bertambah, Korban Penembakan di Sekolah Rusia Jadi 17 Orang Tewas

11 jam lalu

Bertambah, Korban Penembakan di Sekolah Rusia Jadi 17 Orang Tewas

Insiden penembakan di sebuah sekolah di kota Izhevsk, Rusia menewaskan sedikitnya 17 orang, termasuk 11 anak-anak, dan melukai 24 lainnya.


Kepala Keamanan Presiden Uruguay Ditangkap, Bantu Warga Rusia Ilegal

11 jam lalu

Kepala Keamanan Presiden Uruguay Ditangkap, Bantu Warga Rusia Ilegal

Kepolisian Uruguay menangkap kepala keamanan pribadi presiden Luis Lacalle Pou karena membantu warga Rusia masuk secara ilegal


Diplomatnya Diusir Rusia, Jepang Protes Keras dan Siapkan Pembalasan

12 jam lalu

Diplomatnya Diusir Rusia, Jepang Protes Keras dan Siapkan Pembalasan

Tokyo mengajukan protes keras dan akan melakukan pembalasan karena diplomatnya diusir Rusia karena dianggap mata-mata


Diduga Mata-mata, Konjen Jepang di Vladivostok Diusir Rusia

13 jam lalu

Diduga Mata-mata, Konjen Jepang di Vladivostok Diusir Rusia

Pemerintah Rusia mengusir Konjen Jepang di Vladivostok, Motoki Tatsunori atas tuduhan spionase


Putin Beri Kewarganegaraan Rusia pada Edward Snowden

14 jam lalu

Putin Beri Kewarganegaraan Rusia pada Edward Snowden

Putin, mantan kepala mata-mata Rusia, mengatakan pada 2017 bahwa Edward Snowden salah karena membocorkan rahasia AS


Pipa Gas Rusia Nord Stream 2 Bocor di Baltik

14 jam lalu

Pipa Gas Rusia Nord Stream 2 Bocor di Baltik

Pemerintah Denmark meminta kapal menghindari radius lima mil laut dari pulau Bornholm setelah terjadi kebocoran gas dari pipa Nord Stream 2 Rusia


Pidato di Sidang Umum PBB, Retno Marsudi Menyerukan Kerja Sama Global

15 jam lalu

Pidato di Sidang Umum PBB, Retno Marsudi Menyerukan Kerja Sama Global

Mewakili Presiden Joko Widodo di Sidang Umum PBB, Menlu Retno menyoroti perlunya kerja sama global di tengah ketegangan geopolitik dan ancaman krisis ekonomi.