Timnas Rusia Incar Semifinal, Tugas Berat Mantan Kiper Uni Soviet

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester United Daley Blind menghadang pemain CSKA Moscow Alan Dzagoev yang tengah membawa bola saat bertanding dalam kualifikasi grup A Liga Champion di stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, 5 Desember 2017. REUTERS

    Pemain Manchester United Daley Blind menghadang pemain CSKA Moscow Alan Dzagoev yang tengah membawa bola saat bertanding dalam kualifikasi grup A Liga Champion di stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, 5 Desember 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Stanislas Cherchesov, 54 tahun, mantan kiper timnas Uni Soviet dan Rusia, mengemban tugas berat sebagai manajer tim tuan rumah Piala Dunia 2018, yang berlangsung mulai 14 Juni mendatang.

    Baca: Ditekuk Prancis, Timnas Rusia: Untung Tak Segrup di Piala Dunia

    Pasalnya, di tengah kritik terhadap kinerja pemerintah Rusia sekarang dari sebagian negara-negara di dunia sehingga melahirkan aksi boikot Piala Dunia 2018, timnas Rusia dituntut bisa meraih prestasi olahraga yang bisa menetralkan tekanan politik tersebut.

    Menurut situs Futbolgrad.com, badan sepak bola Rusia menargetkan tim asuhan Cherchesov tersebut masuk semifinal Piala Dunia 2018. Sedangkan pada pertandingan uji coba terakhir Rusia di Saint Petersburg, Selasa, 27 Maret 2018, penampilan dan hasilnya mengecewakan, yaitu ditekuk Prancis 3-1.  

    Dengan hasil itu, timnas Rusia di bawah asuhan Cherchesov sudah gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir.

    “Beruntung, kami tidak akan melawan Brasil atau Prancis dalam grup kami di Piala Dunia,” kata Cherchesov. Pada fase grup Piala Dunia, yang digelar mulai 14 Juni 2018, Rusia bermain melawan Arab Saudi, Mesir, dan Uruguay.

    Tapi Cherchesov mengakui, kualitas timnas Rusia masih jauh dari memuaskan untuk bisa bersaing di Piala Dunia 2018.    

    Cherchesov berujar, setelah melawan Argentina, Rusia dikritik karena lemah di lini depan. Rusia lantas mencoba bermain lebih menyerang melawan Brasil pada babak kedua dan kebobolan tiga gol.  Rusia selanjutnya mencoba agresif sejak awal melawan Prancis.

    “Ketika bermain terbuka, kami selalu mendapatkan masalah,” tuturnya.

    Cherchesov terpilih menangani timnas Rusia pada Agustus 2016 dengan masa kontrak dua tahun. Sebelumnya, Rusia tampil buruk di Piala Eropa tahun itu dengan menjadi juru kunci Grup B. Leonid Slutsky kemudian mundur sebagai pelatih.

    Sedangkan sebagai pemain, Cherchesov membela Rusia di Piala Dunia 1994 dan 2002 serta Piala Eropa 1996. Sebagai pelatih, ia antara lain meraih sukses di klub Spartak Moscow dan klub terkemuka di Polandia, Legia Warsaw.

    Tim asuhan Cherchesov diperkirakan lolos dari fase babak penyisihan grup Piala Dunia 2018. Hal itu mengingat hanya Uruguay yang diprediksi bakal menjadi lawan beratnya di grup. Sedangkan dua tim lain di atas kertas di bawah mereka, yaitu Arab Saudi dan Mesir.

    Baca: Piala Dunia 2018: Cegah Keracunan, Inggris Bawa Koki ke Rusia

    Tapi, setelah itu, untuk menuju semifinal, jalan terjal akan dihadapi Rusia. Hal itu terutama jika berdasarkan penampilan Alan Dzagoev dan kawan-kawan dalam uji coba melawan tim-tim papan atas dunia.

    SPORT24 | ESPN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.