Piala Dunia 2018: Dukungan Maradona Pulihkan Mental Argentina

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diego Armando Maradona melakukan peregangan sebelum mengikuti turnamen FIFA Legends menjelang upacara penghargaan FIFA di Zurich, Swiss, 9 Januari 2017. REUTERS/Arnd Wiegmann

    Diego Armando Maradona melakukan peregangan sebelum mengikuti turnamen FIFA Legends menjelang upacara penghargaan FIFA di Zurich, Swiss, 9 Januari 2017. REUTERS/Arnd Wiegmann

    TEMPO.CO, Jakarta - Legenda sepak bola Argentina Diego Maradona memberi dukungan moral kepada tim nasional negaranya, menyusul kekalahan telak 1-6 dari Spanyol pada pertandingan persahabatan jelang Piala Dunia 2018 di Madrid.

    Hasil pertandingan Selasa malam tersebut merupakan kekalahan terburuk Argentina sejak 2009, ketika mereka di bawah pelatih Maradona juga kalah 1-6 dari Bolivia di La Paz.

    "Sekarang yang kita semua bisa lakukan adalah perbaikan. Ayo Argentina," kata Maradona melalui akun Instagram.

    Baca: Boikot Bertambah Mendekati Pembukaan, Piala Dunia 2018 Batal?

    Dukungan positif dari Maradona, yang bersama timnya menjuarai Piala Dunia 1986, tidak diikuti sebagian pers di Argentina terkait kekalahan tersebut.

    Di antaranya media Clarin yang mengkritik tim asuhan Jorge Sampaoli, yang harus berjuang tanpa Lionel Messi yang cedera.

    "Argentina kekurangan pemain kelas dunia di posisi penting. Berapa banyak pemain Argentina yang punya talenta seperti Andres Iniesta dalam memberi umpan bola dan mengorganisir permainan? Dan berapa banyak yang kemampuannya mendekati Isco? Berapa banyak gelandang tengah yang sejajar dengan Sergio Burquets ...berapa banyak bek tengah yang selevel dengan Gerard Pique dan Sergio Ramos? Jawabannya adalah tidak ada," tulis Clarin.

    Sementara itu La Nacion menulis, hasil pertandingan itu pertanda buruk bagi harapan Argentina di Piala Dunia 2018 di Rusia Juni-Juli mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.