Piala Dunia 2018: Cina Tak Lolos, Warganya Beli 37 Ribu Tiket

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zabivaka, maskot Piala Dunia FIFA 2018. Vexels.com

    Zabivaka, maskot Piala Dunia FIFA 2018. Vexels.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hampir 37 ribu lembar tiket beberapa jadwal pertandingan Piala Dunia 2018 telah dibeli oleh para penggemar sepak bola asal Cina. Jumlah itu bagian dari 1,7 juta tiket yang telah terjual.

    Lebih dari 100 ribu wisatawan asal Cina diprediksi akan mengunjungi Rusia selama berlangsungnya perhelatan sepak bola terbesar sejagat yang tersebar di 11 kota itu.

    RuTravel, salah satu agen perjalanan wisata di Kota Yekaterinburg, Rusia, mengaku telah menerima pesanan dari sejumlah wisatawan Cina.

    Mulai bulan Juni depan, maskapai penerbangan Air China menambah jadwal penerbangan langsung di rute Beijing-Moskow, demikian laporan CRI, radio resmi pemerintah Cina.

    ADVERTISEMENT

    Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) telah melakukan penjualan sejak September tahun lalu. Para pemegang tiket Piala Dunia dapat mengajukan aplikasi FanID agar mereka bisa memperoleh visa gratis memasuki wilayah Rusia selama 4 Juni hingga 25 Juli 2018.

    Piala Dunia akan dimulai pada 14 Juni dan akan berlangsung hingga 15 Juli 2018.

    Putaran final Piala Dunia 2018 diikuti oleh 32 negara yang lolos kualifikasi. Sebanyak 64 pertandingan akan digelar di 12 stadion yang tersebar di 11 kota, sedangkan babak final pada 15 Juli 2018 digelar di Stadion Luzhniki, Moskow, berkapasitas 81 ribu penonton atau berdaya tampung terbesar di Rusia.

    Timnas Cina yang memiliki penggemar sepak bola fanatik dalam jumlah besar gagal lolos pada putaran final Piala Dunia 2018. "Tim Naga" yang ditangani Marcello Lippi itu gagal memperoleh tiket ke Rusia karena disingkirkan Iran dan Korea Selatan di babak kualifikasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?