Bos UEFA Nilai Teknologi VAR Tak Bisa Dipakai di Piala Dunia 2018

Stadion Ekaterinburg Arena, salah satu lokasi pertandingan Piala Dunia 2018 di kota Yekaterinburg, Russia, 14 April 2018. Stadion berkapasitas 35.696 penonton tersebut menyelenggarakan empat pertandingan babak grup, termasuk dua pertandingan yang melibatkan juara dunia seperti Perancis dan Uruguay. REUTERS/Sergei Karpukhin

TEMPO.CO, Jakarta -  Presiden Asosiasi Persatuan Sepak Bola Eropa (UEFA), Aleksander Ceferin, menilai rencana penerapan teknologi Video Assistant Referee (VAR) di Piala Dunia 2018 terlalu terburu-buru.

Baca: 4 Hasil Pertandingan yang Mengejutkan dalam Sejarah Piala Dunia

Ia menilai, teknologi itu masih menjadi bahan pertimbangan bagi UEFA untuk bisa digunakan di ajang Liga Champions. UEFA menilai teknologi tersebut belum sepenuhnya siap untuk bisa digunakan di olahraga sepak bola.

Sebelumnya, pada Maret lalu, FIFA telah memutuskan untuk menggunakan teknologi VAR pada Piala Dunia yang bakal digelar di Rusia mulai 14 Juni 2018. Hal tersebut diputuskan seusai Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) menyetujui usulan FIFA untuk dapat menggunakan teknologi itu di Piala Dunia kali ini.

Sebagai dewan yang menaungi seluruh asosiasi olahraga sepak bola, IFAB menjadi lembaga yang bertanggung jawab atas pembaruan peraturan tersebut.

"Saya mempunyai ketakutan tersendiri di Piala Dunia nanti. Di mana kita akan memiliki para wasit yang tak pernah memimpin pertandingan dengan menggunakan teknologi VAR sebelumnya," ujar Ceferin dilansir dari Reuters, Rabu, 17 April 2018.

"Saya harap di Piala Dunia nanti tak akan terjadi skandal atau masalah apapun," ujarnya.

Sebelumnya, Ceferin telah mengatakan teknologi VAR tidak akan digunakan di ajang Liga Champions musim depan. Sebab, kata Ceferin, UEFA menilai teknologi tersebut masih membutuhkan penyesuaian untuk bisa digunakan di ajang sekelas Liga Champions.

"Ini adalah waktu yang terlalu cepat bagi kami untuk menggunakan teknologi VAR, tapi bukan berarti kami tidak akan pernah menggunakan teknologi itu," ujar Ceferin.

"Kami akan menggunakannya di ajang Liga Champions suatu hari nanti, tapi kami tak akan terlalu terburu-buru," ujarnya.

Teknologi VAR sudah digunakan di beberapa kompetisi di Eropa pada musim ini. Seperti di kompetisi Serie A, Bundesliga, dan Liga Primeira Portugal.

Baca: Lintasan Sejarah Piala Dunia: 4 Kisah Kejutan dari Tim Debutan

IFAB mengklaim teknologi VAR telah membantu wasit untuk bisa mengambil keputusan secara lebih benar. Meski beberapa kritik telah dilayangkan atas penggunaan teknologi tersebut karena keputusannya terkadang dinilai membingungkan.

REUTERS






Piala Dunia 2022: Profil Timnas Qatar, Mengandalkan Pemain Binaan

1 hari lalu

Piala Dunia 2022: Profil Timnas Qatar, Mengandalkan Pemain Binaan

Timnas Qatar berada di Grup A bersama Ekuador, Senegal, dan Belanda. Mereka punya modal bagus di Piala Dunia 2022 setelah menjuarai Piala Asia 2019.


Timnas Indonesia Vs Curacao, Jangan Salah Curacao Bukan Nama Klub Sepak Bola

1 hari lalu

Timnas Indonesia Vs Curacao, Jangan Salah Curacao Bukan Nama Klub Sepak Bola

Pelatih Timnas nasional Shin Tae-yong mengaku tak tahu tentang Curacao yang akan menjadi lawan timnas 24 September 2022. Curacao bukan klub sepak bola


Ini Harga dan Cara Mendapatkan Tiket Timnas Indonesia vs Curacao

1 hari lalu

Ini Harga dan Cara Mendapatkan Tiket Timnas Indonesia vs Curacao

Harga tiket Timnas Indonesia vs Curacao termurah dijual Rp 80.000. Penonton harus sudah mendapatkan vaksin booster.


Piala Dunia 2022: 8 Kapten Timnas Bakal Kampanye Melawan Diskriminasi di Qatar

2 hari lalu

Piala Dunia 2022: 8 Kapten Timnas Bakal Kampanye Melawan Diskriminasi di Qatar

Delapan negara yang akan tampil di Piala Dunia 2022 akan mengkampanyekan anti-diskriminasi.


Indonesia vs Curacao: Ketum PSSI Ingin Peringkat Timnas Membaik

2 hari lalu

Indonesia vs Curacao: Ketum PSSI Ingin Peringkat Timnas Membaik

Ketum PSSI mengatakan Indonesia membutuhkan lawan yang berpengalaman Duel Indonesia vs Curacao berjalan dua kali.


Menpora Isyaratkan Piala Dunia U-20 di Indonesia Bisa Dihadiri Penonton Secara Langsung

3 hari lalu

Menpora Isyaratkan Piala Dunia U-20 di Indonesia Bisa Dihadiri Penonton Secara Langsung

Menpora Zainudin Amali mengisyaratkan Piala Dunia U-20 2023 yang akan diselenggarakan di Indonesia bakal bisa dihadiri penonton langsung.


Piala Dunia U-20: Menpora Sebut FIFA Sudah Periksa Keluhan Vietnam Soal Bau Sampah di Gelora Bung Tomo

3 hari lalu

Piala Dunia U-20: Menpora Sebut FIFA Sudah Periksa Keluhan Vietnam Soal Bau Sampah di Gelora Bung Tomo

Menpora menyatakan bahwa FIFA sudah memeriksa keluhan kontingen Vietnam terkait aroma bau sampah yang tercium di kawasan Stadion Gelora Bung Tomo.


Mitra FIFA dan Sponsor Piala Dunia 2022 Didesak untuk Mengawal Kompensasi Pekerja Migran di Qatar

3 hari lalu

Mitra FIFA dan Sponsor Piala Dunia 2022 Didesak untuk Mengawal Kompensasi Pekerja Migran di Qatar

Human Rights Watch, Amnesty International, FairSquare mendesak FIFA dan Qatar memenuhi kompensasi untuk pekerja migran selama Piala Dunia 2022.


Filosofi Bacuya Maskot Piala Dunia U-20 2023: Badak, Cula, Cahaya

3 hari lalu

Filosofi Bacuya Maskot Piala Dunia U-20 2023: Badak, Cula, Cahaya

Badak bercula satu atau Bacuya diperkenalkan Menpora Zainudin Amali dan Ketua PSSI Mochammad Iriawan sebagai maskot Piala Dunia U-20 2023, apa artinya


Sederet Hiburan Bagi Pendukung Timnas di Piala Dunia 2022 Qatar

3 hari lalu

Sederet Hiburan Bagi Pendukung Timnas di Piala Dunia 2022 Qatar

Piala Dunia 2022 Qatar akan menjadi turnamen yang menghadirkan Festival Fan FIFA versi terbaru dari festival yang sudah diadakan sebelumnya.