Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Piala Dunia 2018: Ini 2 Remaja Wakil Indonesia di Program F4F

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

image-gnews
Suasana stadion Ekaterinburg Arena, yang menjadi salah satu lokasi pertandingan Piala Dunia 2018 di kota Yekaterinburg, Russia, 14 April 2018. REUTERS/Sergei Karpukhin
Suasana stadion Ekaterinburg Arena, yang menjadi salah satu lokasi pertandingan Piala Dunia 2018 di kota Yekaterinburg, Russia, 14 April 2018. REUTERS/Sergei Karpukhin
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Muhammad Raffa Yasin dan Alfonso Hutabarat, yang berusia 12 tahun, terpilih sebagai perwakilan asal Indonesia dalam program sosial yang bertajuk Football For Friendship (F4F) di ajang Piala Dunia 2018. Keduanya lolos dari proses penilaian yang ekstensif yang dilakukan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Program F4F, yang di dukung oleh Gazprom dan FIFA, akan digelar untuk keenam kalinya. Program ini bertujuan mengembangkan pemain sepak bola usia muda yang memiliki gaya hidup sehat, bertoleransi, punya pemikiran terbuka, menghormati perbedaan budaya. Indonesia menjadi salah satu yang berpartisipasi untuk pertama dalam program (F4F) dan pertama kalinya.

Dalam program F4F, Muhammad Yasin dan Alfonso Hutabarat akan mendapatkan kesempatan bertemu rekan sebaya dari berbagai negara. Mereka akan berbagi pengalaman dan berdiskusi dengan pesepakbola terkenal dan jurnalis tentang bagaimana mempromosikan nilai-nilai utama dari program F4F di berbagai belahan dunia.

Muhammad Yasin akan bergabung dengan para pemain muda dari seluruh dunia di Moskow pada Juni 2018. Para pemain muda tersebut disatukan dalam 32 tim Internasional Teams Of Friendship dan akan bermain melawan satu sama lain di kompetisi Gazprom Football For Friendship International Championship. Turnamen tersebut bertujuan untuk mempersatukan anak-anak dari seluruh dunia dalam semangat sepak bola.

Adapun Alfonso Hutabarat akan berperan sebagai jurnalis muda. Ia akan melaporkan kegiatan lokal dan global dari program F4F yang merupakan bagian dari International Children Press Center. Mereka juga akan menyebarkan kesadaran akan 9 nilai utama (Pertemanan, Kesejajaran, Keadilan, Kesehatan, Kedamaian, Kesetian, Kemenangan, Tradisi, Kehormatan)  di dalam program F4F.

Yasin dan Alfonso, bersama peserta program F4F lainnya, juga akan menyaksikan upacara pembukaan dan pertandingan pertama Piala Dunia 2018 di Rusia.

GAZPROM FOOTBALL l M.BASKHORO W.D.

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bakal Gabung AC Milan Musim Depan, Ini Profil Penyerang Atletico Madrid Alvaro Morata

4 hari lalu

Pemain timnas Spanyol, Alvaro Morata berselebrasi setelah menjebol gawang timnas Skotlandia dalam laga Kualifikasi Euro 2024 Grup A di Stadion La Cartuja, Spanyol, 12 Oktober 2023. Timnas Spanyol menang 2-0 saat menjamu Skotlandia. REUTERS/Marcelo Del Pozo
Bakal Gabung AC Milan Musim Depan, Ini Profil Penyerang Atletico Madrid Alvaro Morata

Alvaro Morata pemain sepak bola Atletico Madrid dan timnas Spanyol dikabarkan gabung AC Milan musim depan. ini profilnya.


Makna dan Asal Usul Kalimat 'Football's Coming Home' Orang Inggris

6 hari lalu

Ekspresi pemain Inggris Harry Kane dan Bukayo Saka setelah dikalahan Spanyol pada  pada pertandingan Final EURO 2024 di Berlin Olympiastadion, Berlin, 15 Juli 2024. REUTERS/Lisi Niesner
Makna dan Asal Usul Kalimat 'Football's Coming Home' Orang Inggris

Kalimat 'football's coming home' seperti menjadi doa orang Inggris setiap tuenamen sepak bola.


Deretan Kegagalan Timnas Italia di Piala Eropa dan Piala Dunia

18 hari lalu

Kapten Timnas Italia U-17, Mattia Mosconi. (uefa)
Deretan Kegagalan Timnas Italia di Piala Eropa dan Piala Dunia

Timnas Italia kembali gagal di turnamen elit. Gli Azzurri sudah tak disegani lagi.


Mengenang Gol Tangan Tuhan Maradona 38 Tahun Lalu, Dikultuskan di Argentina, Dikecam di Inggris

28 hari lalu

Penyerang Argentina Diego Maradona, mencetak gol menggunakan tangan kegawang kiper Inggris Peter Shilton pada Perempatfinal Piala Dunia 1986 pada 22 Juni. Gol yang dikenal sebagai
Mengenang Gol Tangan Tuhan Maradona 38 Tahun Lalu, Dikultuskan di Argentina, Dikecam di Inggris

38 tahun lalu Diego Maradona mencetak gol kontroversial yang dijuluki "Gol Tangan Tuhan", ini kilas baliknya.


Respons Hasil Undian Kualifikasi Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Bicara Target ke Piala Dunia

37 hari lalu

Pelatih timnas U-20 Indonesia Indra Sjafri saat ditemui di Lapangan B Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 27 Maret 2024. TEMPO/Randy
Respons Hasil Undian Kualifikasi Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Bicara Target ke Piala Dunia

AFC telah menggelar pengundian fase grup Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis, 13 Juni 2024.


Jawaban Shin Tae-yong Soal Peluang Timnas Indonesia ke Putaran Final Piala Dunia 2026

39 hari lalu

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyaksikan anak didiknya berlatih jelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu, 9 Juni 2024. Timnas Indonesia akan melawan Filipina pada pertandingan ke-6 Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa 11 Juni 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). ANTARA/M Risyal Hidayat
Jawaban Shin Tae-yong Soal Peluang Timnas Indonesia ke Putaran Final Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku merasa tertantang saat peluang pasukan Garuda mentas di putaran final Piala Dunia 2026.


Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Ketiga, Erick Thohir: Mudah-mudahan Diberi Kesempatan ke Piala Dunia

39 hari lalu

Presiden Jokowi (kanan) didampingi Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kiri) saat menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Timnas Filipina dalam laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024. ANTARA/Dhemas Reviyanto
Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Ketiga, Erick Thohir: Mudah-mudahan Diberi Kesempatan ke Piala Dunia

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir berharap Timnas Indonesia bisa melaju ke Piala Dunia 2026.


Timnas Indonesia Vs Filipina, Bagaimana Cara Menghitung Poin FIFA Jika Skuad Garuda Menang?

39 hari lalu

Sejumlah pemain Timnas Indonesia mengikuti latihan menjelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, 10 Juni 2024. Timnas Indonesia akan melawan Filipina pada pertandingan ke-6 Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa 11 Juni 2024 di SUGBK. Laga tersebut juga menjadi penentu Skuad Garuda untuk lolos ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Timnas Indonesia Vs Filipina, Bagaimana Cara Menghitung Poin FIFA Jika Skuad Garuda Menang?

Timnas Indonesia Vs Filipina malam ini. Jika menang atas The Azkals, skuad garuda berpotensi mendapat 11,84 poin. Bagaimana menghitungnya?


PSSI Siapkan Bonus Jika Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

41 hari lalu

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji saat ditemui di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu, 9 Juni 2024. TEMPO/Randy
PSSI Siapkan Bonus Jika Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ketua Badan Tim Nasional mengatakan PSSI telah menyiapkan bonus untuk Timnas Indonesia jika mampu mencapai target yang ditetapkan.


Tak Semua Pemain Naturalisasi Bersinar di Timnas Indonesia

7 Mei 2024

Pemain Arema FC Greg Nwokolo. (ANTARA/HO-MO Arema FC)
Tak Semua Pemain Naturalisasi Bersinar di Timnas Indonesia

Maarten Paes menjadi naturalisasi kesekian untuk timnas Indonesia. Berikut pemain naturalisasi yang tak penuhi ekspektasi.