Piala Dunia 2018: Ekaterinburg, Kota Perbatasan Dua Benua

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

Stadion Ekaterinburg Arena, yang menjadi salah satu lokasi pertandingan Piala Dunia 2018 di kota Yekaterinburg, Russia, 14 April 2018. REUTERS/Sergei Karpukhin

TEMPO.CO, Jakarta - Ekaterinburg menyimpan keunikan tersendiri sebagai salah satu kota penyelenggara Piala Dunia 2018 Rusia. Terletak di perbatasan benua Asia dan Eropa, kota yang terletak di bentang pegunungan Ural ini berjarak cukup jauh dari ibu kota Rusia, Moskow.

Jarak dari Ekaterinburg ke Moskow berkisar 1416 kilometer setara perjalanan dari London ke Roma. Bagi para fans yang akan menyaksikan pesta sepakbola terakbar sejagat raya, Piala Dunia, harus bersiap menempuh perjalanan panjang selama 26 jam dari Moskow.

Stadion Ekaterinburg Arena, salah satu lokasi pertandingan Piala Dunia 2018 di kota Yekaterinburg, Russia, 14 April 2018. Stadion berkapasitas 35.696 penonton tersebut menyelenggarakan empat pertandingan babak grup, termasuk dua pertandingan yang melibatkan juara dunia seperti Perancis dan Uruguay. REUTERS/Sergei Karpukhin

Ekaterinburg merupakan salah satu kota terpadat nomor 4 di Rusia dalam jumlah populasi penduduknya. Tercatat sebanyak 1.372.800 orang mendiami wilayah ini.

Kota ini juga menyimpan banyak catatan sejarah. Ekaterinburg menjadi tempat pengasingan Tsar Nicholas 2, Kaisar Rusia yang ditumbangkan oleh Revolusi Komunis Rusia 1917.

Selain itu, pada abad ke 18, Ekaterinburg tercatat sebagai daerah produksi besi terkemuka di Rusia. Pada masa kini, Ekaterinburg berkembang menjadi kota modern dengan infrastruktur kelas dunia dilengkapi sistim perkeretaapian dan airport berteknologi canggih. Ekaterinburg juga dikenal sebagai sentra seni dan pusat olahraga di Rusia.  

Untuk para fans yang akan datang ke Piala Dunia mendatang, Ekaterinburg memiliki beberapa objek wisata yang bisa dikunjungi. Bagi para petualang, kawasan pegunungan Ural dengan panorama alamnya bisa dijelajahi.

Suasana stadion Ekaterinburg Arena, yang menjadi salah satu lokasi pertandingan Piala Dunia 2018 di kota Yekaterinburg, Russia, 14 April 2018. REUTERS/Sergei Karpukhin

Di kawasan perkotaan, para fans bola dan turis lainnya dapat melihat keindahan bangunan-bangunan arsitektur kaya sejarah peninggalan masa kekaisaran Rusia. Ekaterinburg juga dikenal sebagai surga bagi para penikmat bir dengan produksi birnya yang khas.

Ekaterinburg akan menyelenggarakan empat pertandingan babak kualifikasi grup Piala Dunia 2018. Di Grup A, Mesir dan Uruguay akan bertanding  pada 15 Juni. Disusul dengan Prancis lawan Peru dari Grup C, 21 Juni, Jepang kontra Senegal dari Grup H, 24 Juni serta Meksiko lawan Swedia dari Grup F, 27 Juni.

Seluruh pertandingan Piala Dunia 2018 tersebut akan berlangsung di Ekaterinburg Arena, salah satu stadion tertua di Rusia yang berdiri sejak 1953. Arsitektur stadion ini mengambil desain Neo Klasik Rusia dengan sentuhan dekorasi seni yang tinggi pada struktur bangunannya.

AP | FIFA | THECULTURETRIP | ZIKRIL HAKIM BADRI






Berikut Tempat Wisata Menarik di Qatar, Tuan Rumah Piala Dunia 2022

7 jam lalu

Berikut Tempat Wisata Menarik di Qatar, Tuan Rumah Piala Dunia 2022

Piala Dunia Qatar 2022 akan mengundang datangnya wisatawan dari berbagai negara.


Uzbekistan Tak Akan Deportasi Warga Rusia yang Kabur dari Wajib Militer

9 jam lalu

Uzbekistan Tak Akan Deportasi Warga Rusia yang Kabur dari Wajib Militer

Uzbekistan menyatakan tak akan memaksa warga Rusia yang kabur ke negara itu karena menghindari wajib militer.


Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

10 jam lalu

Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengesahkan paket kebijakan sebesar 200 miliar euro atau sekitar Rp2,9 kuadriliun untuk melindungi industri dan rumah tangga dari dampak kenaikan harga energi.


PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

13 jam lalu

PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

Menurut Sekjen PBB Antonio Guterres, referendum dilakukan di bawah pendudukan Rusia dan di luar kerangka hukum dan konstitusional Ukraina.


Rudal Rusia Serang Konvoi Mobil Warga Sipil Ukraina, 23 Tewas

13 jam lalu

Rudal Rusia Serang Konvoi Mobil Warga Sipil Ukraina, 23 Tewas

Sedikitnya 23 orang tewas dan 28 lainnya terluka dalam serangan rudal Rusia yang menghantam konvoi kendaraan sipil di kota Zaporizhzhia, Ukraina


Putin Caplok Ukraina, Zelensky Yakin Masih Bisa Dihentikan

14 jam lalu

Putin Caplok Ukraina, Zelensky Yakin Masih Bisa Dihentikan

Zelensky mengatakan, langkah Putin menganeksasi empat wilayah Ukraina harus dihentikan.


Drone Misterius Intai Instalasi Gas dan Minyak Denmark

14 jam lalu

Drone Misterius Intai Instalasi Gas dan Minyak Denmark

Sebelum Denmark, Norwegia juga melaporkan kemunculan drone misterius di dekat instalasi migas-nya


Piala Dunia 2022 Qatar Akan Menjadi Turnamen FIFA Termahal dalam Sejarah

16 jam lalu

Piala Dunia 2022 Qatar Akan Menjadi Turnamen FIFA Termahal dalam Sejarah

Biaya penyelenggeraan Piala Dunia 2022 di Qatar ini hampir 20 kali lipat dari anggaran Rusia untuk menggelar saat menggelar Piala Dunia 2018.


Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

16 jam lalu

Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

Pejabat Uni Eropa mengatakan bocornya pipa Nord Stream akan mengubah sifat perang Rusia Ukraina.


AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

16 jam lalu

AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

AS mendakwa pasutri dokter yang membocorkan data pasien militer ke Rusia