Piala Dunia 2018: Nizhny Novgorod, Kota Paling Indah di Rusia

Nizhny Novgorod Stadium. skyscrapercity.com

TEMPO.CO, Jakarta - Nizhny Novgorod, salah satu kota paling indah dan tradisional di Rusia, akan menjadi tempat sejumlah pertandingan Piala Dunia 2018.

Baca: Piala Dunia 2018: Jejak dan Semangat Penebusan Timnas Jepang

Pertandingan Swedia melawan Korea Selatan di Grup F, 18 Juni, akan berlangsung di kota ini. Pertandingan lain di sini adalah Argentina bertemu Kroasia di Grup D, 21 Juni. Inggris melawan Panama di Grup G, 24 Juni.

Pertandingan lain di kota ini adalah Swiss melawan Kosta Rika di Grup E, 27 Juni. Babak 16 besar digelar di kota yang sama pada 1 Juli disusul babak perempat final pada 6 Juli.

Karena letaknya yang strategis di dekat Sungai Volga, Nizhny Novgorod berkembang pesat menjadi sentra perdagangan dan bisnis di Rusia pada abad  ke-19.

Pemandangan kota Nizhny Novgorod, Rusia, yang akan jadi salah satu kota penyelenggara Piala Dunia 2018. AP Photo/Mikhail Solunin

Setiap tahun diadakan festival perdagangan di kota ini. Acara ini selalu menarik para pedagang dan orang-orang kaya Rusia.

Selain sebagai pusat perdagangan di Rusia, Nizhny Novgorod menyimpan keindahan objek wisata dan bangunan-bangunan bersejarah di dalamnya.

Para suporter dan turis yang akan menyaksikan Piala Dunia bisa menjelajahi benteng (Kremlin) dari masa abad pertengahan dan era kekaisaran Rusia. Dalam Kremlin terdapat bangunan bersejarah lainnya seperti gereja dan museum.

Objek wisata benteng Kremlin yang paling terkenal adalah Minin dan Pozharsky Square yang tepat berada di jantung kota Nizhny Novgorod.

Di dalam Minin dan Pozharsky Square inilah pengunjung bisa menikmati pemandangan alam Sungai Volga, Stadion Nizhny Novgorod yang dibangun untuk Piala Dunia, dan jalan kuno, Bolshaya Pokrovskaya.

Bagi para pecinta seni dan kuliner, Nizhny Novgorod siap menyambut dengan aneka bar, restoran, dan keindahan seni patung perunggu yang tersebar di jalanan kota.

Karya patung perunggu yang terkenal di kota ini antara lain patung perunggu kambing, penyemir sepatu, dan novelis asal Prancis, Jules Verne. Terdapat pula transportasi kereta gantung bagi para turis yang ingin menikmati keindahan Sungai Volga.

Keseluruh pertandingan akan berlangsung di Nizhny Novgorod Stadium yang berkapasitas 45.000 penonton. Stadion ini dibangun dengan desain bangunan yang menggambarkan aspek alam Sungai Volga, yakni air dan angin.

Baca: Piala Dunia 2018: Ekaterinburg, Kota Perbatasan Dua Benua

Stadion ini juga menyajikan panorama indah karena dibangun di titik pertemuan Sungai Volga dan Sungai Oka dengan latar bangunan bersejarah, seperti Katedral Alexander Nevsky dan Nizhny Novgorod Kremlin.

AP | FIFA|GUARDIAN|ZIKRIL HAKIM BADRI

              






Joe Biden: Caplok Ukraina, Tanda Putin dalam Posisi Sulit

30 menit lalu

Joe Biden: Caplok Ukraina, Tanda Putin dalam Posisi Sulit

Joe Biden menyebut pencaplokan sebagian Ukraina oleh Vladimir Putin merupakan tanda bahwa Presiden Rusia itu sedang dalam posisi sulit.


Putin Rayakan Pencaplokan Ukraina, Zelensky Ambil Jalur Cepat Masuk NATO

3 jam lalu

Putin Rayakan Pencaplokan Ukraina, Zelensky Ambil Jalur Cepat Masuk NATO

Putin merayakan pencaplokan wilayah Ukraina dengan pesta meriah di Moskow ketika pasukannya kesulitan di medan tempur.


Dubes Uni Eropa Sebut Tantangan Iklim di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina

4 jam lalu

Dubes Uni Eropa Sebut Tantangan Iklim di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina

Duta Besar Uni Eropa Vincent Piketmenyebut tantangan perubahan iklim di tengah invasi Rusia ke Ukraina salah satunya dengan cara sederhana, seperti penghematan energi.


Uzbekistan Tak Akan Deportasi Warga Rusia yang Kabur dari Wajib Militer

16 jam lalu

Uzbekistan Tak Akan Deportasi Warga Rusia yang Kabur dari Wajib Militer

Uzbekistan menyatakan tak akan memaksa warga Rusia yang kabur ke negara itu karena menghindari wajib militer.


Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

17 jam lalu

Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengesahkan paket kebijakan sebesar 200 miliar euro atau sekitar Rp2,9 kuadriliun untuk melindungi industri dan rumah tangga dari dampak kenaikan harga energi.


PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

20 jam lalu

PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

Menurut Sekjen PBB Antonio Guterres, referendum dilakukan di bawah pendudukan Rusia dan di luar kerangka hukum dan konstitusional Ukraina.


Rudal Rusia Serang Konvoi Mobil Warga Sipil Ukraina, 23 Tewas

20 jam lalu

Rudal Rusia Serang Konvoi Mobil Warga Sipil Ukraina, 23 Tewas

Sedikitnya 23 orang tewas dan 28 lainnya terluka dalam serangan rudal Rusia yang menghantam konvoi kendaraan sipil di kota Zaporizhzhia, Ukraina


Putin Caplok Ukraina, Zelensky Yakin Masih Bisa Dihentikan

20 jam lalu

Putin Caplok Ukraina, Zelensky Yakin Masih Bisa Dihentikan

Zelensky mengatakan, langkah Putin menganeksasi empat wilayah Ukraina harus dihentikan.


Drone Misterius Intai Instalasi Gas dan Minyak Denmark

21 jam lalu

Drone Misterius Intai Instalasi Gas dan Minyak Denmark

Sebelum Denmark, Norwegia juga melaporkan kemunculan drone misterius di dekat instalasi migas-nya


Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

23 jam lalu

Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

Pejabat Uni Eropa mengatakan bocornya pipa Nord Stream akan mengubah sifat perang Rusia Ukraina.