Skuad Peru untuk Piala Dunia 2018: Guerrero dan Pizarro Dicoret

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas sepakbola Peru. REUTERS/Robin van Lonkhuijsen

    Timnas sepakbola Peru. REUTERS/Robin van Lonkhuijsen

    TEMPO.CO, JakartaTimnas Peru mengumumkan 24 pemain yang akan masuk dalam skuad sementara Piala Dunia 2018. Pelatih Ricardo Gareca terpaksa mencoret nama kapten tim Jose Paolo Guerrero lantaran perpanjangan skorsing yang diterimanya hingga masa 14 bulan.

    Guerrero kena skors 12 bulan dari Federation Internationale de Football Association lantaran dopin yang tanpa sengaja dilakukannya melalui minuman the menjelang laga Pra-Piala Dunia 2018 melawan Argentina pada Oktober tahun lalu.

    Durasi skorsing itu kemudian dikurangi FIFA sendiri menjadi hanya 6 bulan sehingga telah selesai pada 13 hari yang lalu dan Timnas Peru telah menyatakan hendak menyertakannya ke Piala Dunia 2018 di Rusia pada Juni-Juli ini. Namun kemudian Court of Arbitration for Sport (CAS) malahan memperpanjang masa skorsing menjadi 14 bulan yang berarti baru pada Januari tahun depan berakhir.

    Akibatnya, pemain berusia 34 tahun itu dan top skor sepanjang masa Peru dengan 32 gol dipastikan tak bisa ikut menikmati gemerlapnya Piala Dunia 2018 di Rusia. Padahal, negara itu telah menantikan selama 36 tahun untuk kembali terlibat dalam putaran final Piala Dunia sejak terakhir kali pada 1982 di Spanyol.

    ADVERTISEMENT

    Guerrero telah membantu negaranya untuk lolos dalam empat Piala Dunia terakhir dan ketika dia berhasil, justru mendapatkan hukuman tambahan dari CAS, yang memutuskan masalah itu atas dasar banding yang dikemukakan World Anti-Doping Agency (WADA).

    Persatuan Pemain Sepak Bola Profesional (FIFPro) yang bermarkas di Belanda telah memprotes keputusan CAS dengan menyatakan langkah pengadilan olahraga itu bertentangan dengan akal sehat, apalagi CAS pun mengakui bahwa Guerrero tak sengaja memasukkan zat doping lewat minuman teh.

    Menyikapi ketiadaan Guerrero, pelatih Gareca menyatakan bagaimana pun timnya mesti siap bertarung di Rusia. “Paolo pemain yang sensasional, idola, tetapi hidup tetap harus berjalan dan kami akan tampil sebaik mungkin yang kami bisa,” ungkap pelatih berkebangsaan Argentina itu.

    Gareca juga mengesampingkan striker veteran Claudio Pizarro, pemain klub Jerman Koln yang berusia 39 tahun. Namun, ia tetap memasukkan satu ujung tombak top lainnya, Jefferson Farfan (Lokomotiv Moskwa), 33 tahun.

    Selama ini, Guerrero, Pizarro, dan Farfan adalah trio lini depan Timnas Peru yang cukup merepotkan bagi setiap lini belakang lawan mereka meski pada akhirnya negara itu selalu kalah bersaing di Amerika Selatan terutama dengan tiga juara dunia yakni Brasil, Argentina, dan Uruguay.

    Di Piala Dunia 2018, Peru masuk Grup C bersama Denmark, Prancis, dan Australia. Sebelum berjuang di Rusia, skuat berjuluk Los Incas akan menjalani tiga laga uji coba yaitu melawan Skotlandia pada 30 Mei pukul . 08:00 WIB, versus Arab Saudi 4 Juni pukul 01:00 WIB, dan kontra Swedia pada 10 Juni pukul 00:15 WIB.

    Berikut skuad Timnas Peru untuk Piala Dunia 2018:

    Penjaga gawang: Pedro Gallese (Veracruz), Jose Carvallo (UTC), Carlos Caceda (Municipal).

    Belakang: Luis Abram (Velez Sarsfield), Luis Advincula (Lobos), Miguel Araujo (Alianza Lima), Aldo Corzo (Universitario), Nilson Loyola (Melgar), Christian Ramos (Veracruz), Alberto Rodriguez (Junior Barranquilla), Anderson Santamaría (Puebla), Miguel Trauco (Flamengo).

    Tengah: Pedro Aquino (Lobos), Wilmer Cartagena (Veracruz), Christian Cueva (Sao Paulo), Edison Flores (Aalborg), Paolo Hurtado (Vitoria Guimaraes), Sergio Pena (Granada), Andy Polo (Portland Timbers), Renato Tapia (Feyenoord), Yoshimar Yotun (Orlando City).

    Depan: Andre Carrillo (Watford), Raul Ruidiaz (Morelia), Jefferson Farfan (Lokomotiv Moskwa).

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.