Piala Dunia 2018: Islandia Sertakan Sigurdsson yang Masih Cedera

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 16.2_olah_GylfiSigurdsson

    16.2_olah_GylfiSigurdsson

    TEMPO.CO, Jakarta - Timnas Islandia memanggil pemain gelandang Everton, Gylfi Sigurdsson, untuk masuk ke dalam skuad 23 pemain mereka untuk Piala Dunia 2018, Senin 21 Mei.

    Baca: Jadwal Piala Dunia 2018: Disiarkan TransTV dan Trans7

    Padahal, Sigurdsson, mengakhir musim ini dengan mengalami cedera lutut. Pemain berusia 28 tahun ini sudah tidak bermain membela Everton di Liga Primer Inggris sejak 10 Maret lalu.

    Pemain Burnley, Johann Berg Gudmundsson, dan pemain Cardiff City, Aron Gunnarsson, juga termasuk ke dalam skuad 23 pemain Islandia ke Piala Dunia 2018..

    Turnamen ini akan dimulai di Rusia pada 14 Juni dan Islandia akan memainkan pertandingan pertama pada 16 Juni melawan finalis 2014, Argentina, di Moskwa.

    Baca: Pemain Muda yang Diprediksi Akan Bersinar di Piala Dunia 2018

    Skuad Islandia:

    Kiper:

    Hannes Thor Halldorsson (Randers FC), Runar Alex Runarsson (FC Nordsjælland), Frederik Schram (FC Roskilde).

    Belakang:

    Kari Arnason (Aberdeen), Ari Freyr Skulason (K.S.C. Lokeren Oost-Vlaanderen), Birkir Mar Saevarsson (Hammarby), Sverrir Ingi Ingason (FC Rostov), Hordur Magnusson (Bristol City), Holmar Orn Eyjolfsson (Maccabi Haifa), Ragnar Sigurdsson (FC Rostov).

    Tengah:

    Johann Berg Gudmundsson (Burnley), Birkir Bjarnason (Aston Villa), Arnor Ingvi Traustason (Malmo FF), Emil Hallfredsson (Udinese), Gylfi Sigurdsson (Everton), Olafur Ingi Skulason (Kardemir Karabukspor), Rurik Gislason (FC Nurnberg), Samuel Fridjonsson (Valerenga), Aron Gunnarsson (Cardiff City).

    Depan:

    Alfred Finnbogason (FC Augsburg), Bjorn Bergmann Sigurdarson (FC Rostov), Jon Dadi Bodvarsson (Reading), Albert Gudmundsson (PSV Eindhoven).

    BBC | INDEPENDENT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.