Piala Dunia 2018: Bersama Mane, Senegal Ingin Ulangi Kejutan 2002

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Liverpool, Sadio Mane, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Newcastle United dalam pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, 3 Maret 2018. Liverpool kalahkan Newcastle United 2-0.  Action Images via Reuters/Carl Recine

    Penyerang Liverpool, Sadio Mane, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Newcastle United dalam pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, 3 Maret 2018. Liverpool kalahkan Newcastle United 2-0. Action Images via Reuters/Carl Recine

    TEMPO.CO, Jakarta - Timnas Senegal sudah mengumumkan 23 nama pemainnya dalam skuad sementara putaran final Piala Dunia 2018. Penyerang Liverpool, Sadio Mane, masuk daftar. Wajar, Mane adalah pemain andalan tim berjulukan Singa-singa Teranga itu.

    Selain Mane, bek Napoli, Kalidou Koulibaly, menjadi tulang punggung tim Senegal. Sayangnya, penyerang Everton, Oumar Niasse, tak masuk daftar skuad itu. Padahal, Niasse bermain cukup bagus bersama The Toffees dengan mencetak delapan gol dalam 22 laga.

    Pelatih Senegal, Aliou Cisse, punya cara dan hitungan sendiri dalam mengkomposisi tim Senegal. Menurut dia, Senegal punya banyak pemain dengan kualitas cukup bagus. Tak banyak yang menonjol memang, tapi kekuatan mereka merata di semua lini.

    "Kami pilih pemain-pemain yang punya daya saing dan mental bagus untuk berkompetisi di Rusia nanti," kata Cisse. Sesuai dengan hasil undian, Senegal akan bertempur di Grup H bersama Kolombia, Jepang, dan Polandia. Jika melihat ketiga lawan tersebut, bukan pekerjaan mudah bagi Senegal untuk sekadar lolos ke babak 32 besar.

    Cisse pun berharap Mane dan kawan-kawannya mampu melangkah jauh di Piala Dunia 2018. Setidaknya, mereka ingin mengulang kejutan di Piala Dunia 2002. Saat itu, Senegal lolos sampai babak perempat final.

    "Saya tahu ada banyak perbedaan antara generasi sekarang dan generasi 2002. Namun kami ingin melakukan hal terbaik untuk negara ini," kata Cisse. "Saya yakin kejutan akan terjadi di Rusia karena pada dasarnya sepak bola adalah olahraga yang tak bisa diperkirakan."

    Sayangnya, Cisse belum mau menggambarkan pola permainannya di Rusia nanti. Dia hanya mengatakan ingin memaksimalkan kemampuan setiap pemainnya, termasuk kecepatan Mane seperti saat bersama Liverpool.

    Meski begitu, ia sadar betul, untuk bisa berbicara banyak di Rusia, modal timnas Senegal tak cukup cuma Mane. "Yang jelas, kami akan bermain total karena kami ke Rusia untuk berjuang, bukan tamasya," kata Cisse.

    GOAL | JOURNAL DU MALI | INDRA W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.