Piala Dunia 2018: Pickford Benarkan Inggris Latihan Penalti

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penjaga gawang Everton, Jordan Pickford. Dalam Piala Dunia besok, Pelatih Inggris, Gareth Southgate, terkesan dengan kemampuan Pickford untuk mengoper bola dari garis pertahanan. Pickford memang seorang shot-stopper yang andal. REUTERS/Eddie Keogh

    Penjaga gawang Everton, Jordan Pickford. Dalam Piala Dunia besok, Pelatih Inggris, Gareth Southgate, terkesan dengan kemampuan Pickford untuk mengoper bola dari garis pertahanan. Pickford memang seorang shot-stopper yang andal. REUTERS/Eddie Keogh

    TEMPO.CO, Jakarta - Kiper Inggris, Jordan Pickford, membenarkan mereka kini sedang berlatih adu penalti untuk mengantipasi “adu nasib” itu terjadi di Piala Dunia 2018.

    Baca: Piala Dunia 2018: Jerman Sudah Bisa Andalkan Manuel Neuer

    Kemungkinan adu penalti bakal terjadi setelah pertandingan melalui fase grup yaitu pada babak knockout atau babak dengan sistem gugur sampai partai final. Jika pertandingan berakhir seri sampai babak perpanjangan, adu tembak-menembak gawang ini pun dimulai.

    Inggris memang kerap kalah adu penalti pada sejumlah turnamen besar yang diikutinya. Bahkan manajer mereka sekarang, Gareth Southgate, adalah orang yang menyebabkan Inggris tersingkir pada semifinal Euro 1996. Southgate gagal mencetak gol dalam adu penalti melawan Jerman saat itu.

    Southgate memang sebelumnya sudah mengungkapkan rencananya menyelipkan latihan adu penalti di sela-sela program besar timnya menuju Piala Dunia pada pemusatan latihan mereka di St George’s Park.

    Tapi, itu bukan berarti Southgate sudah sangat yakin bisa mengatasi Panama, Tunisia, dan Belgia pada fase grup. Pelatih berusia 47 tahun ini tahu Inggris lemah dalam soal adu penalti. Mereka kalah pada enam dari tujuh turnamen karena adu penalti.

    Sebelum Southgate, kekalahan Inggris karena adu penalti yang terkenal adalah pada semifinal Piala Dunia 1990. Itu pencapaian terbaik Ingggris setelah juara 1966 dan belum pernah bisa diulangi sampai sekarang.

    Waktu itu, kiper Peter Shilton, Paul Gascoigne, dan kawan-kawan harus menyerah 3-4 melawan Jerman dalam adu penalti.

    Adapun Pickford baru berusia 10 tahun ketika Inggris kalah adu penalti melawan Portugal di Euro 2004. Kiper saat itu, David James gagal menahan tujuh tembakan. Sedangkan kiper Portugal, Ricardo, mampu menahan tembakan Darius Vassell. Ricardo kemudian menjadi algojo penalti dan membobol gawang James.

    “Jika perlu, saya akan mengambil satu giliran seperti itu,” kata Pickford, kiper berusia 24 tahun. “Saya tidak punya masalah dengan itu. Saya belum pernah melakukannya dalam pertandingan, tapi saya selalu berlatih untuk hal itu.”

    Pickford sudah berpengalaman meraih kemenangan dalam adu penalti di bawah asuhan Southgate ketika membela tim U-21 di Toulon Tournament 2016.

    Baca: Hasil Uji Coba Piala Dunia 2018: Argentina dan Peru Menang

    Kiper Everton ini akan bersaing dengan Jack Butland dan Nick Pope untuk menjadi pilihan pertama Southgate di Rusia, Juni nanti.

    GUARDIAN | ESPN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.