Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Piala Dunia 2018: Tim Tuan Rumah yang Diremehkan Sama Sekali

Reporter

Editor

Hari Prasetyo

image-gnews
Kiper Rusia Igor Akinfeev, menemui para pendukungnya setelah kalah 3-0 dari Wales pada pertandingan Grup B Piala Eroap di Stadium de Toulouse, Toulouse, 21 Juni 2016. AP/Hassan Ammar
Kiper Rusia Igor Akinfeev, menemui para pendukungnya setelah kalah 3-0 dari Wales pada pertandingan Grup B Piala Eroap di Stadium de Toulouse, Toulouse, 21 Juni 2016. AP/Hassan Ammar
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Stanislav Cherchesov, mantan kiper Uni Soviet dan Rusia berusia 54 tahun, punya harapan sederhana di Piala Dunia 2018 yang berlangsung di negaranya sendiri. Cherchesov ingin menjadi pelatih pertama yang memimpin Rusia menembus babak knockout di Piala Dunia.

Baca: Hasil Uji Coba Piala Dunia 2018: Brasil Menang, Spanyol Seri

“Kami tahu bukan favorit. Kami akan melihat apakah semua persiapan itu akan cukup dan sejauh mana kami bisa melangkah,” kata mantan manajer Dynamo Moscow dan Legia Warsaw.

Tapi, tim sepak bola Rusia lagi terpuruk. Mereka tersingkir pada babal awal Euro 2016 dan itu yang menyebabkan pelatihnya dipecat dan kemudian Cherchesov dipilih menjadi arsitek lapangan yang baru dari tim berjuluk Sbornaya.

Di bawah asuhan Cherchesov, Sbornaya tetap belum bisa mencuat. Mereka kembali tersingkir pada babak awal Piala Konfederasi 2017 yang berlangsung di tempat mereka. Mereka tak mampu bersaing dengan Meksiko dan Portugal di fase grup.

Mereka pun tak bisa menang dalam lima pertandingan pemanasan terakhir menuju Piala Dunia 2018. Analisis komputer dari bank terkemuka menempatkan peluang tuan rumah untuk merebut trofi juara mendekati nol.

Dari 23 pemain inti yang dipilih Cherchesov, Minggu 3 Juni 2018, tak ada nama yang bikin gentar lawan di era sekarang.

Hanya dua pemain di antaranya yang membela klub di luar Rusia, yaitu pemain Villarreal, Denis Cheryshev, dan kipe Club Brugge, Vladimir Gabulov.

Sedangkan mantan pemain sayap Chelsea,  Yuri Zhirkov, dan Artem Dzubya, Alan Dzagoev, serta Igor Akinfeev adalah nama-nama yang cukup mapan dalam skuad 23 pemain Rusia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Rusia akan bermain melawan Arab Saudi pada pertandingan pembukaan Piala Dunia 2018, 14 Juni melawan Arab Saudi di Grup A, sebelum menghadapi Mesir dan Uruguay.

Baca: Adidas Mendominasi Persaingan Aparel Piala Dunia 2018

Daftar 23 pemain Rusia:

Kiper: Igor Akinfeev (CSKA Moscow), Vladimir Gabulov (Club Brugge), Andrey Lunev (Zenit St Petersburg).

Bek:  Vladimir Granat, Fedor Kudryashov (Rubin Kazan), Ilya Kutepov (Spartak Moscow), Andrey Semenov (Akhmat Grozny), Sergei Ignashevich, Mario Fernandes (CSKA Moscow), Igor Smolnikov (Zenit St Petersburg).

Gelandang: Yuri Gazinskiy (Krasnodar), Alexsandr Golovin, Alan Dzagoev (CSKA Moscow), Aleksandr Erokhin, Yuri Zhirkov, Daler Kuzyaev (Zenit St Petersburg), Roman Zobnin, Alexsandr Samedov (Spartak Moscow), Anton Miranchuk (Lokomotiv Moscow), Denis Cheryshev (Villarreal).

Penyerang: Artem Dzyuba (Arsenal Tula), Aleksey Miranchuk (Lokomotiv Moscow), Fedor Smolov (Krasnodar).

BBC | ESPN

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Rusia Sita Paspor Warga yang Dilarang ke Luar Negeri

6 jam lalu

Seseorang memegang Paspor Rusia di titik penyeberangan perbatasan Vaalimaa antara Rusia dan Finlandia, di Vaalimaa, Finlandia, 23 September 2022. Antrean mobil di sejumlah titik  perbatasan Rusia ketika warga negaranya berusaha meninggalkan negara itu untuk menghindari panggilan militer berperang di Ukraina. REUTERS/Janis Laizans
Rusia Sita Paspor Warga yang Dilarang ke Luar Negeri

Warga Rusia yang dilarang bepergian ke luar negeri harus menyerahkan paspor mereka kepada pihak berwenang dalam waktu lima hari setelah pemberitahuan


Netanyahu 'Marahi' Putin Lewat Telepon Selama 50 Menit, Ini Katanya

21 jam lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Moskow, Rusia, 29 Januari 2018. Maxim Shemetov/Reuters
Netanyahu 'Marahi' Putin Lewat Telepon Selama 50 Menit, Ini Katanya

Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu menghabiskan 50 menit berbicara melalui telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.


Ukraina Singkirkan Patung Era Soviet, Hapus Jejak Komunisme dan Rusia

1 hari lalu

Pekerja kota menurunkan patung Mykola Schors, seorang komandan lapangan Soviet selama Perang Saudara Rusia, di tengah invasi Rusia yang sedang berlangsung, di Kyiv, Ukraina 9 Desember 2023. REUTERS/Gleb Garanich
Ukraina Singkirkan Patung Era Soviet, Hapus Jejak Komunisme dan Rusia

Ukraina melanjutkan upaya menghapus monumen-monumen era Soviet termasuk patung seorang komandan Tentara Merah dari jalan utama Kyiv.


Vladimir Putin Umumkan Maju dalam Pemilu Presiden Rusia

1 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan penghormatan kepada Presiden pertama dan satu-satunya di Republik Bashkortostan, Murtaza Rakhimov di Ufa, Rusia, 13 Januari 2023. Sputnik/Dmitry Azarov/Pool via REUTERS
Vladimir Putin Umumkan Maju dalam Pemilu Presiden Rusia

Vladimir Putin awalnya sempat maju-mundur dalam pencalonan sebagai presiden Rusia, namun dia sudah mengambil keputusan dan akan maju


Atlet Rusia dan Belarus Bisa Bertanding di Olimpiade Paris 2024, tapi ...

1 hari lalu

Mural Paris `2024` terlihat saat upacara penutupan Paralimpiade Tokyo 2020, Stadion Olimpiade, Tokyo, Jepang, Ahad, 5 September 2021. Paris akan menjadi kota penyelenggara Paralimpiade dan Olimpiade pada 2024 mendatang. REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Atlet Rusia dan Belarus Bisa Bertanding di Olimpiade Paris 2024, tapi ...

IOC memutuskan kalau atlet-atlet Rusia dan Belarus boleh bertanding di Olimpiade Paris 2024, namun di bawah bendera netral.


AS Tuai Kecaman karena Memveto Resolusi Gencatan Senjata Gaza di DK PBB

2 hari lalu

Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Robert Wood, berbicara di Dewan Keamanan PBB pada 8 Desember 2023. REUTERS
AS Tuai Kecaman karena Memveto Resolusi Gencatan Senjata Gaza di DK PBB

Amerika Serikat menghadapi kritik luas setelah memveto resolusi DK PBB untuk gencatan senjata di Gaza


Dicurigai Lakukan Kejahatan Perang di Ukraina, Pria Rusia Dibebaskan MA Finlandia

2 hari lalu

Yan Petrovsky. Foto: Media Sosial
Dicurigai Lakukan Kejahatan Perang di Ukraina, Pria Rusia Dibebaskan MA Finlandia

Yan Petrovsky, warga Rusia salah satu pendiri kelompok militer neo-Nazi Rusich, dituduh melakukan kekejaman di Ukraina


Isi Pertemuan Putin dan MBS: Negara-Negara OPEC Diajak Pangkas Produksi Minyak

3 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman berjalan saat pertemuan di Riyadh, Arab Saudi 6 Desember 2023. Sputnik/Aleksey Nikolskyi/Kremlin via REUTERS/
Isi Pertemuan Putin dan MBS: Negara-Negara OPEC Diajak Pangkas Produksi Minyak

Putin dan Pangeran MBS mengajak semua anggota OPEC+ untuk memangkas produksi minyak demi stabilitas pasar global.


Top 3 Dunia: Pasal 99 yang Bikin Geram Israel sampai Rusia Sebut Ukraina Jadi Vietnam Kedua bagi AS

3 hari lalu

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres tiba di bandara Al Arish, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, di Mesir, 20 Oktober 2023. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh
Top 3 Dunia: Pasal 99 yang Bikin Geram Israel sampai Rusia Sebut Ukraina Jadi Vietnam Kedua bagi AS

Berita Top 3 Dunia tentang Sekjen OBB gunakan Pasal 99 untuk paksa gencatan senjata di Gaza dan Rusia sebut Ukraina bakal jadi Vietnam kedua bagi AS.


Rusia: Dukungan Barat Jadikan Ukraina Vietnam Kedua dan Akan Hantui AS Bertahun-tahun

3 hari lalu

M109 Paladin adalah howitzer self-propelled, sering disebut mobile artillery atau artileri bergerak, kaliber 155 mm. Paladin dikembangkan oleh Ground System Division of United Defense LP (sekarang BAE Systems Land and Armaments). M109 Paladin mulai memperkuat militer Amerika Serikat sejak awal dekade 1960-an. Artileri ini telah mengalami banyak pertempuran, seperti Perang Vietnam, Perang Yom Kippur, Perang Irak-Iran, Perang Teluk, dan Perang Irak. M109 Paladin telah mengalami beberapa kali modernisasi untuk menyesuaikan dengan teknologi perang yang semakin canggih. Hingga kini, M109 telah dikembangkan sebanyak12 varian. wikipedia.org
Rusia: Dukungan Barat Jadikan Ukraina Vietnam Kedua dan Akan Hantui AS Bertahun-tahun

Rusia mengatakan dukungan Barat terhadap Ukraina akan mengubah konflik tersebut menjadi "Vietnam kedua" dan akan menghantui AS bertahun-tahun