Argentina Ditahan Islandia, Sampaoli: Lini Tengah Kurang Kreatif

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, berbicara dengan pemainnya Javier Mascherano jelang mengikuti latihan di Buenos Aires, Argentina, 23 Mei 2018. REUTERS/Marcos Brindicci

    Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, berbicara dengan pemainnya Javier Mascherano jelang mengikuti latihan di Buenos Aires, Argentina, 23 Mei 2018. REUTERS/Marcos Brindicci

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Argentina Jorge Sampaoli mengakui timnya kurang kreativitas di lini tengah sehingga gagal menaklukkan Islandia dalam laga Grup D Piala Dunia 2018, Sabtu malam.

    Pertandingan yang diwarnai gagalnya megabintang Argentina Lionel Messi mengeksekusi tendangan penalti tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1.

    "Pada 20 menit pertama kami gagal membuat lawan yang menumpuk pemain di kotak penalti merasa khawatir karena bola tidak bergulir dengan cepat. Kami mungkin kurang kreatif di babak pertama dan sepertinya perlu lebih sering memberikan umpan terobosan dari lini tengah seperti saat kami mendapatkan penalti," ujar Sampaoli, dikutip dari Reuters, Minggu dini hari WIB.

    Pria bernama lengkap Jorge Luis Sampaoli Moya itu pun tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya dengan hasil seri melawan Islandia yang baru pertama kali bermain di putaran final Piala Dunia.

    Rasa frustrasinya bertambah melihat Islandia yang bermain sangat bertahan. "Pertandingan terasa tak nyaman karena Islandia bertahan total dan tidak memberikan ruang sedikitpun," kata pelatih yang membawa timnas Chile ke 16 besar Piala Dunia 2014, Brazil.

    Hasil imbang membuat Argentina baru mengoleksi satu poin di Grup D dan masih menunggu pertandingan antara Kroasia dan Nigeria, yang dimulai pukul 02.00 WIB untuk memastikan posisi di klasemen sementara grup. "Kami akan belajar dari pertandingan ini dan harus lebih kuat untuk partai selanjutnya," tutur Sampaoli.

    Di laga kedua Grup D, Argentina akan melawan Kroasia pada Jumat dini hari WIB, 22 Juni 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto