Portugal Singkirkan Maroko, Pelatih Fernando Santos Kurang Puas

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pemain Portugal, Cristiano Ronaldo, seusai mencetak gol pembuka selama pertandingan grup B Piala Dunia 2018 melawan Maroko di Stadion Luzhniki di Moskow, Rusia, Rabu, 20 Juni 2018. Portugal menang 1-0. AP/Francisco Seco

    Selebrasi pemain Portugal, Cristiano Ronaldo, seusai mencetak gol pembuka selama pertandingan grup B Piala Dunia 2018 melawan Maroko di Stadion Luzhniki di Moskow, Rusia, Rabu, 20 Juni 2018. Portugal menang 1-0. AP/Francisco Seco

    TEMPO.CO, Jakarta - Timnas Portugal menang 1-0 atas Maroko pada pertandingan Grup B Piala Dunia 2018, Rabu malam, 20 Juni 2018. Gol tunggal di laga itu tercipta dari sundulan Cristiano Ronaldo.

    Gol itu mengantar Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak Eropa dengan 85 gol. Gol keempatnya di turnamen ini sekaligus memastikan Maroko jadi tim pertama yang tersingkir dari turnamen akbar. Mereka mengemas poin 0 dari dua laga. Portugal dan Spanyol, yang mengalahkan Iran 1-0, sama-sama mengemas nilai 4. Sedangkan Iran memiliki nilai 3.

    Pelatih Portugal Fernando Santos menilai anak asuhnya gagal menunjukkan tampilan terbaik di laga ini. "Kami kehilangan kendali permainan, kami melakukan begitu banyak kesalahan saat mengoper, kami kehilangan kepercayaan diri," kata Santos.

    Ia melanjutkan, "Ini tidak dapat dijelaskan. Jika ini pertandingan melawan pemain-pemain seperti yang mereka miliki, jika Anda tidak menguasai bola, mereka akan menekan Anda dan Anda berada dalam masalah."

    ADVERTISEMENT

    Kiper Rui Patricio dibuat sibuk oleh tim Afrika Utara itu dan membantu Portugal mendapatkan tiga poin serta memuncaki klasemen grup dengan empat poin. Iran mengoleksi tiga poin dan Spanyol satu poin menjelang pertemuan mereka pada Rabu malam.

    Maroko gagal mengonversi peluang-peluang mereka dan tidak memiliki poin, serta tidak dapat melaju ke putaran kedua.

    "Tentu saja, tidak ada pertandingan Piala Dunia yang mudah melawan tim-tim yang secara teori lebih lemah," kata bek Portugal Jose Fonte. "Hari ini, situasinya kembali sama. Mereka adalah tim yang dapat menimbulkan banyak masalah. Kami tahu bagaimana caranya menderita."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?