Begini Buntut Perkelahian Suporter di Laga Argentina Vs Kroasia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi datar para suporter timnas Argentina saat menyaksikan kekalahan tim jagoan mereka dari Kroasia dalam acara nonton bareng Piala Dunia 2018 di Buenos Aires, Argentina, Kamis, 21 Juni 2018.  AP Photo

    Ekspresi datar para suporter timnas Argentina saat menyaksikan kekalahan tim jagoan mereka dari Kroasia dalam acara nonton bareng Piala Dunia 2018 di Buenos Aires, Argentina, Kamis, 21 Juni 2018. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Argentina meminta Rusia menahan dan mengusir empat penggemar sepak bolanya yang memfilmkan perkelahian antar-pendukung Krosia dan Argentina sewaktu pertandingan Piala Dunia 2018, Jumat malam WIB.

    Rusia dan FIFA sudah menjanjikan Piala Dunia yang aman dan ramah kendati dibayangi kekhawatiran hooliganism dan kekerasan antar-pendukung.

    Dalam sebuah video terlihat sekelompok orang berkelahi di tribun penonton pertandingan Argentina dan Kroasia di Nizhny Novgorod.

    Komite penyelenggara Piala Dunia Rusia menyatakan tujuh orang Argentina telah ditahan polisi setelah insiden pada pertandingan yang dimenangi Kroasia 3-0 itu.

    Kementerian Keamanan Argentina mengaku telah mengidentifikasi empat pendukung Argentina dalam video itu dan kini meminta pihak berwenang Rusia segera menahan mereka agar segera bisa dideportasi.

    Video yang diambil selama pertandingan dan menyebar di media sosial itu memperlihatkan orang-orang Argentina dan Kroasia saling tendang dan baku pukul di tengah penonton yang berusaha melerainya.

    Seorang pendukung Kroasia ditinju dan berulang kali dipukul meski sudah terbaring di lantai, kemudian kepalanya ditendang.

    FIFA mengaku tengah bekerja sama dengan pihak berwenang setempat guna mengidentifikasi orang-orang dalam video itu. FIFA juga mengaku terkejut dengan insiden itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto