Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Piala Dunia 2018: Ketika Tim Kelas Dua Mampu Memberi Angin Segar

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

image-gnews
Pemain Swiss, Josip Drmic, melakuan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Kosta Rika dalam pertandingan Grup E Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod, Nizhny Novgorod, Rusia, 28 Juni 2018. Swiss bemain imbang 2-2 dengan Kosta Rika. REUTERS/Matthew Childs
Pemain Swiss, Josip Drmic, melakuan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Kosta Rika dalam pertandingan Grup E Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod, Nizhny Novgorod, Rusia, 28 Juni 2018. Swiss bemain imbang 2-2 dengan Kosta Rika. REUTERS/Matthew Childs
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Babak final Piala Dunia 2018 antara tim Denmark dan Meksiko? atau Belgia versus Kroasia? Beberapa bulan yang lalu, skenario semacam itu akan dianggap hanya mimpi saja. Tetapi setelah dua minggu turnamen berjalan dengan penuh kejutan, prospek negara-negara berperingkat lebih rendah yang bersaing dalam pembukaan pertandingan sepak bola terbesar di Moskow pada 15 Juli telah menyajikan rasa percaya yang lebih besar.

Setelah adanya kejutan pada Rabu dengan tersisihnya tim empat kali juara dunia Jerman, pertandingan putaran sistem gugur sekarang ini bisa menghadirkan lebih banyak lagi kejutan daripada sebelumnya.

Ditambah lagi dengan absennya Italia, yang juga telah memenangkan empat trofi, dan tiga kali finalis Belanda, yang keduanya gagal lolos, babak 16 besar menghadirkan suasana yang tidak biasa. Ketiadaan Italia, Jerman, dan Belanda, yang telah memainkan total 17 putaran final Piala Dunia di antara mereka, telah meninggalkan kondisi kekosongan yang langka.

Namun separuh dari tim-tim yang akan berlaga di putaran 16 besar adalah negara-negara yang belum pernah sekali pun menjadi juara dunia sepak bola. Negara-negara itu seperti Swiss, Rusia, Swedia, Kroasia, Denmark, dan Kolombia yang saat ini memiliki tiket untuk tetap penuh harapan.

Salah satunya kemungkinan yang akan mencapai semua jalan ke putaran empat besar atau lebih dengan Spanyol, juara Piala Dunia tahun 2010, dan Inggris, pemenang Piala Dunia tahun 1966, merupakan satu-satunya kekuatan yang berada tengah-tengah dari pertandingan tahap sistem gugur itu. Spanyol akan melawan tuan rumah Rusia di babak 16 besar mereka.

Swiss, yang pada tahun 1954 berhasil mencapai delapan besar untuk penampilan terbaik mereka, menghadapi Swedia, yang penampilan terbaiknya -- final -- kembali ke Piala Dunia 60 tahun lalu.

Kroasia, semi-finalis pada tahun 1998 dan tampil luar biasa sejauh ini di Rusia, akan menghadapi Denmark sementara Kolombia, yang menduduki Grup H mereka sendiri, bermain dengan Inggris.

Pada bagian atas dipenuhi dengan hampir semua kekuatan sepak bola tradisional yang tersisa, dengan juara dunia dua kali yang juga finalis Piala Dunia 2014 Argentina akan menghadapi Juara Dunia 1998 Prancis.

Brasil, pemenang lima kali, menghadapi Meksiko, dan juara dua kali Uruguay bertempur habis-habisan dengan Cristiano Ronaldo, juara Eropa Portugal.

Yang pasti untuk separuh grup itu adalah bahwa beberapa mantan juara dunia bakal absen pada babak empat besar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dengan penggemar sepak bola yang mengeluh selama bertahun-tahun tentang olahraga yang didominasi klub elit dan di tingkat internasional oleh hanya segelintir tim, Piala Dunia 2018 di Rusia kali ini sudah pasti mendapat hembusan udara segar pada babak sistem gugur.

Dengan tim-tim kasta kedua menunjukkan konsistensi jauh lebih besar pada Piala Dunia 2018 ini dan kesenjangan kualitas dengan tim favorit yang semakin menyempit, ada kesempatan bagi turnamen untuk menggeser poros global sepak bola dunia tidak lagi seperti sebelumnya.

Jadwal babak 16 besar Piala Dunia 2018

Sabtu, 30 Juni 2018
21:00 WIB Prancis vs Argentina (Kazan Arena, siaran langsung Trans TV)

Minggu, 1 Juli 2018
01:00 WIB Uruguay vs Portugal (Fisht Olympic, Trans TV)
21:00 WIB Spanyol vs Rusia (Luzhniki, Trans TV)

Senin, 2 Juli 2018
01:00 WIB Kroasia vs Denmark (Nizhny Novgorod, Trans TV)
21:00 WIB Brasil vs Meksiko (Samara Arena, Trans TV)

Selasa, 3 Juli 2018
01:00 WIB Belgia vs Jepang (Rostov Arena, Trans TV)
21:00 WIB Swedia vs Swiss (St Petersburg, Trans TV)

Rabu, 4 Juli 2018
01:00 Kolombia vs Inggris (Spartak, Trans TV).

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bakal Gabung AC Milan Musim Depan, Ini Profil Penyerang Atletico Madrid Alvaro Morata

2 hari lalu

Pemain timnas Spanyol, Alvaro Morata berselebrasi setelah menjebol gawang timnas Skotlandia dalam laga Kualifikasi Euro 2024 Grup A di Stadion La Cartuja, Spanyol, 12 Oktober 2023. Timnas Spanyol menang 2-0 saat menjamu Skotlandia. REUTERS/Marcelo Del Pozo
Bakal Gabung AC Milan Musim Depan, Ini Profil Penyerang Atletico Madrid Alvaro Morata

Alvaro Morata pemain sepak bola Atletico Madrid dan timnas Spanyol dikabarkan gabung AC Milan musim depan. ini profilnya.


Makna dan Asal Usul Kalimat 'Football's Coming Home' Orang Inggris

4 hari lalu

Ekspresi pemain Inggris Harry Kane dan Bukayo Saka setelah dikalahan Spanyol pada  pada pertandingan Final EURO 2024 di Berlin Olympiastadion, Berlin, 15 Juli 2024. REUTERS/Lisi Niesner
Makna dan Asal Usul Kalimat 'Football's Coming Home' Orang Inggris

Kalimat 'football's coming home' seperti menjadi doa orang Inggris setiap tuenamen sepak bola.


Deretan Kegagalan Timnas Italia di Piala Eropa dan Piala Dunia

16 hari lalu

Kapten Timnas Italia U-17, Mattia Mosconi. (uefa)
Deretan Kegagalan Timnas Italia di Piala Eropa dan Piala Dunia

Timnas Italia kembali gagal di turnamen elit. Gli Azzurri sudah tak disegani lagi.


Mengenang Gol Tangan Tuhan Maradona 38 Tahun Lalu, Dikultuskan di Argentina, Dikecam di Inggris

26 hari lalu

Penyerang Argentina Diego Maradona, mencetak gol menggunakan tangan kegawang kiper Inggris Peter Shilton pada Perempatfinal Piala Dunia 1986 pada 22 Juni. Gol yang dikenal sebagai
Mengenang Gol Tangan Tuhan Maradona 38 Tahun Lalu, Dikultuskan di Argentina, Dikecam di Inggris

38 tahun lalu Diego Maradona mencetak gol kontroversial yang dijuluki "Gol Tangan Tuhan", ini kilas baliknya.


Respons Hasil Undian Kualifikasi Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Bicara Target ke Piala Dunia

35 hari lalu

Pelatih timnas U-20 Indonesia Indra Sjafri saat ditemui di Lapangan B Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 27 Maret 2024. TEMPO/Randy
Respons Hasil Undian Kualifikasi Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Bicara Target ke Piala Dunia

AFC telah menggelar pengundian fase grup Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis, 13 Juni 2024.


Jawaban Shin Tae-yong Soal Peluang Timnas Indonesia ke Putaran Final Piala Dunia 2026

37 hari lalu

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyaksikan anak didiknya berlatih jelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu, 9 Juni 2024. Timnas Indonesia akan melawan Filipina pada pertandingan ke-6 Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa 11 Juni 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). ANTARA/M Risyal Hidayat
Jawaban Shin Tae-yong Soal Peluang Timnas Indonesia ke Putaran Final Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku merasa tertantang saat peluang pasukan Garuda mentas di putaran final Piala Dunia 2026.


Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Ketiga, Erick Thohir: Mudah-mudahan Diberi Kesempatan ke Piala Dunia

37 hari lalu

Presiden Jokowi (kanan) didampingi Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kiri) saat menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Timnas Filipina dalam laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024. ANTARA/Dhemas Reviyanto
Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Ketiga, Erick Thohir: Mudah-mudahan Diberi Kesempatan ke Piala Dunia

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir berharap Timnas Indonesia bisa melaju ke Piala Dunia 2026.


Timnas Indonesia Vs Filipina, Bagaimana Cara Menghitung Poin FIFA Jika Skuad Garuda Menang?

38 hari lalu

Sejumlah pemain Timnas Indonesia mengikuti latihan menjelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, 10 Juni 2024. Timnas Indonesia akan melawan Filipina pada pertandingan ke-6 Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa 11 Juni 2024 di SUGBK. Laga tersebut juga menjadi penentu Skuad Garuda untuk lolos ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Timnas Indonesia Vs Filipina, Bagaimana Cara Menghitung Poin FIFA Jika Skuad Garuda Menang?

Timnas Indonesia Vs Filipina malam ini. Jika menang atas The Azkals, skuad garuda berpotensi mendapat 11,84 poin. Bagaimana menghitungnya?


PSSI Siapkan Bonus Jika Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

39 hari lalu

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji saat ditemui di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu, 9 Juni 2024. TEMPO/Randy
PSSI Siapkan Bonus Jika Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ketua Badan Tim Nasional mengatakan PSSI telah menyiapkan bonus untuk Timnas Indonesia jika mampu mencapai target yang ditetapkan.


Tak Semua Pemain Naturalisasi Bersinar di Timnas Indonesia

7 Mei 2024

Pemain Arema FC Greg Nwokolo. (ANTARA/HO-MO Arema FC)
Tak Semua Pemain Naturalisasi Bersinar di Timnas Indonesia

Maarten Paes menjadi naturalisasi kesekian untuk timnas Indonesia. Berikut pemain naturalisasi yang tak penuhi ekspektasi.