Rabu, 19 September 2018

Laporan dari Rusia: Fanatisme Suporter Meksiko di Piala Dunia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suporter Meksiko merayakan kemenangan timnasnya atas Jerman saat bertanding dalam ajang Piala Dunia 2018 di Rusia. Perayaan kemenangan itu digelar di Angel of Independence, Meksiko, 17 Juni 2018. REUTERS/Gustavo Graf

    Suporter Meksiko merayakan kemenangan timnasnya atas Jerman saat bertanding dalam ajang Piala Dunia 2018 di Rusia. Perayaan kemenangan itu digelar di Angel of Independence, Meksiko, 17 Juni 2018. REUTERS/Gustavo Graf

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua suporter berkostum tim nasional Meksiko mendekati Tempo setelah keluar dari pintu stasiun kereta bawah tanah Ploshchad 1905 Goda di pusat kota Yekaterinburg, salah satu penyelenggara Piala Dunia 2018. Seorang di antaranya mengangsurkan sebuah ponsel dan baterai portabel.

    “Apakah saya boleh pinjam kabel penghubung supaya bisa mengisi ulang baterai ponsel?” katanya, Selasa siang lalu.

    Pria yang meminta kabel itu adalah Pablo yang berasal dari Meksiko City, ibu kota Meksiko. Bersama rekannya, Miguel Cruz, dia datang ke Rusia mengikuti tim nasional Meksiko bertanding dari satu kota ke kota lain. “Saya tiba Senin malam di Yekaterinburg,” kata Pablo.

    Rupanya Pablo kehilangan kabelnya dalam penerbangan dari Saransk. Beruntung Miguel membawa kabel baterainya sendiri. Namun, saat berjalan-jalan di pusat kota Selasa lalu, keduanya hanya membawa baterai tanpa kabel penghubung.

    Mereka berdua adalah bagian dari para suporter Meksiko yang berbondong-bondong mengikuti tim nasionalnya bertanding. Keduanya bepergian dengan bawaan ringkas: satu ransel dan koper kecil untuk pakaian mereka. “Soal makanan tak terlalu sulit di sini,” katanya.

    Laga pertama Meksiko berlangsung di Moskow, 17 Juni lalu. Mereka berhasil mengalahkan Jerman 1-0. “Itu adalah salah satu hari terindah dalam hidup saya,” kata Pablo.

    Ketika tim nasional menuju Rostov untuk menghadapi Korea Selatan, mereka mengikutinya dengan naik kereta. Kelelahan perjalanan darat itu terbayar setelah Meksiko kembali menang 2-1.

    Diperkirakan ada 15-20 ribu warga Meksiko yang datang ke Rusia untuk mendukung tim nasional mereka. Sebagian besar menggunakan kereta jarak jauh untuk berpindah kota mengikuti timnya. Laman e1.ru, situs berita kota Yekaterinburg, melaporkan setidaknya ada 2.000 suporter Meksiko berkumpul di Lapangan Kommunarov, dua jam sebelum laga dimulai.

    Suporter Meksiko termasuk kelompok yang terlihat paling ramai selama penyelenggaraan Piala Dunia. Mereka kerap terlihat bergerombol di bandara atau saat berjalan-jalan di kota. “Saya lebih menyukai perjalanan dengan sedikit orang, tapi ternyata di sini banyak sekali orang Meksiko,” kata Miguel tertawa.

    Para suporter Meksiko ini sangat percaya diri timnya bisa mencapai final Piala Dunia. “Di sana kami sukses pada laga pertama dan jelas ingin kembali lagi ke Moskow,” kata Miguel.

    Tim Meksiko mengantongi tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2018, meski pada laga terakhir di Yekaterinburg, mereka kalah 0-3 dari Swedia. Dalam pertandingan yang akan digelar di Samara pada 2 Juli nanti, mereka akan berhadapan dengan sesama tim Amerika Selatan, Brasil.

    GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Memecahkan Rekor Dunia di Berlin Marathon

    Eliud Kipchoge, pelari Kenya, memecahkan rekor dunia marathon dengan waktu 2 jam 1 menit dan 39 dalam di Marathon. Menggulingkan rekor Dennis Kimetto.