Ketua KPU Arief Budiman Dapat Inspirasi dari Piala Dunia 2018

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPU Arief Budiman.TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua KPU Arief Budiman.TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah kesibukannya, Ketua Komisi Pemilihan Umum RI Arief Budiman tetap menyempatkan diri menyaksikan pertandingan sepak bola Piala Dunia 2018. Namun tim yang dijagokan Arief telah gagal melaju ke babak berikutnya.

    "Jagoannya sudah kalah semua, Brasil, Argentina, Portugal," kata pria berusia 44 tahun ini saat dihubungi, kemarin.

    Meski tim jagoannya telah kalah, Arief tetap menyaksikan Piala Dunia untuk mengetahui siapa juaranya. "Semifinal saya dukung Prancis dan Inggris," ujarnya.

    Arief pun menyaksikan pertandingan Piala Dunia bersama para komisioner KPU di kediamannya. "Nonton bola jam 01.00-03.00 bareng seluruh komisioner sambil makan bersama masakan istri di rumah, sekaligus diskusi kecil bahas pemilu," kata Arief.

    Bagi Arief, Piala Dunia kali ini transparan dan hi-tech. Dia mengatakan ini seperti pemilu di Indonesia yang perlu terus didorong transparan dengan dukungan teknologi informasi. "Jadi enggak ada lagi yang berdebat tanpa data. Wasit juga tidak bisa main-main," katanya.

    AFRILIA SURYANIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.