Kroasia Vs Inggris, Taktik Southgate Dinilai Mudah Terbaca Lawan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Timnas Inggris melakukan selebrasi.  (AP Photo/Victor R. Caivano)

    Para pemain Timnas Inggris melakukan selebrasi. (AP Photo/Victor R. Caivano)

    TEMPO.CO, Jakarta - Inggris akan menghadapi Kroasia di babak semifinal Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung di Luzhniki Stadium, Moskow, Rusia, Kamis dinihari, 12 Juli 2018. Kedua tim akan bertarung mulai pukul 01.00 WIB dan akan disiarkan Trans TV.

    Ada keraguan yang muncul di media Inggris terkait strategi yang diterapkan Gareth Southgate. Para pundit dan analis menilai strategi Inggris mudah terbaca lawan.

    Skema 3-5-2 dan 3-1-4-2 milik Southgate sudah terendus oleh pihak lawan. Terlebih tentang pergerakan dua serdadu terdepan mereka, yakni Harry Kane dan Raheem Streling.

    Di dua laga awal fase penyisihan Grup G melawan Tunisia dan Panama, barisan penyerang Inggris masih bisa menunjukkan taringnya. Sebagai bukti, Kane panen lima gol dalam dua laga tersebut.

    Namun, di tiga laga selanjutnya, saat bertemu Belgia, Kolombia, dan Swedia, permainan dua penyerang Inggris mulai kelihatan titik lemahnya. Kane susah mendapat ruang gerak di kotak penalti. Sedangkan Sterling, yang cukup lihai memanfaatkan celah sempit, masih kesulitan menciptakan gol.

    Berkaca pada tiga pertandingan itu, muncul suara dari sejumlah fan dan pengamat sepak bola—yang memang terkenal paling cerewet—meminta pelatih 47 tahun tersebut mengubah gaya permainannya. Pilihannya adalah mengganti Sterling dengan penyerang lain, seperti Marcus Rashford atau Jamie Vardy.

    Tapi namanya juga masukan. Mantan pelatih tim nasional Inggris Sam Allardyce justru meminta Southgate tak menggubris usul tak masuk akal tersebut. Pelatih bertubuh tambun itu menyarankan Southgate untuk mempertahankan skema andalannya, 3-5-2. "Jika saya jadi dia, saya tak akan mengubah formasi, tidak sekarang," kata pelatih 63 tahun itu.

    Menurut Big Sam—julukan Allardyce—Southgate sadar betul bahwa strategi 3-5-2 atau 3-1-4-2 adalah senjata terkuat jika melihat kekuatan personal di skuadnya. Sebagai bukti, meski pergerakan dua striker sudah terbaca lawan, gol Inggris masih mengalir lewat barisan gelandang hingga bek.

    "Soal Sterling, saya pikir dia masih bagus dimainkan Southgate. Dia masih bisa menciptakan ruang gerak di pertahanan lawan. Jadi untuk apa dia harus diganti?" kata mantan pelatih Crystal Palace dan Everton itu.

    Big Sam juga meminta Southgate mempertajam eksekusi bola-bola mati. Sebab, sejauh ini torehan gol milik Inggris mayoritas berawal dari servis bola mati, baik sepak pojok maupun tendangan bebas.

    "Inggris juga wajib memperkuat lini tengah yang bertumpu pada Jordan Henderson. Sebab, Kroasia adalah tim yang punya lini tengah terbaik di Piala Dunia kali ini. Mereka punya Luka Modric dan Ivan Rakitic," kata Allardyce.

    Tak hanya itu, dia juga menyarankan agar Harry Kane dan kawan-kawan harus bermain dengan nyaman dan percaya diri. “Bagi saya, itulah kunci utama buat Inggris untuk tampil di final," kata Big Sam.

    Bek Inggris Kyle Walker setuju dengan usul Big Sam, pelatih Inggris sebelum Southgate, untuk memperkokoh lini tengah guna mencegah kekalahan perebutan bola dengan Modric dan Rakitic. Walker rupanya tahu betul seperti apa gaya permainan gelandang 32 tahun itu. Maklum saja, keduanya pernah bermain di Tottenham Hotspur.

    "Harus saya akui, Modric adalah salah satu gelandang terbaik di muka bumi ini. Kami harus waspada," kata bek 28 tahun itu.

    Walker juga mengingatkan rekan-rekannya agar tak terbawa dalam pola permainan Kroasia. Inggris harus bisa mempertahankan karakter permainan mereka.

    "Jika kami bisa bermain dengan karakter kami sendiri, saya rasa Inggris punya peluang besar untuk menang. Bahkan kami punya peluang untuk juara," kata bek Manchester City itu.

    Perjalanan Inggris menuju Semifinal:

    Grup G

    Tunisia 1-2 Inggris
    Gol: Kane (2)

    Inggris 6-1 Panama
    Gol: Stones (2), Kane (3), Lingard

    Inggris 0-1 Belgia
    Gol: -

    Babak 16 Besar
    Kolombia 1-1 Inggris (adu penalti 3-4)
    Gol: Kane

    Babak Perempat Final
    Swedia 0-2 Inggris
    Gol: Maguire, Alli.

    Daftar pencetak gol Inggris: Kane 6 gol, Stones 2, Lingard 1, Maguire 1, Alli 1.

    Enam pertemuan terakhir Kroasia vs Inggris:
    9 September 2009: Inggris 5-1 Kroasia
    10 September 2008: Kroasia 1-4 Inggris
    21 November 2007: Inggris 2-3 Kroasia
    11 Oktober 2006: Kroasia 2-0 Inggris
    21 Juni 2004: Kroasia 2-4 Inggris
    20 Agustus 2003: Inggris 3-1 Kroasia.

    STANDARD | METRO | INDRA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.