Jumat, 20 Juli 2018

Kroasia Vs Inggris: Kieran Trippier Bawa Inggris Unggul Sementara

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Inggris, Harry Kane, dan pemain Kroasia, Luka Modric. (AP Photo)

    Pemain Inggris, Harry Kane, dan pemain Kroasia, Luka Modric. (AP Photo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kieran Trippier membawa The Three Lions unggul sementara 1-0 dalam babak pertama semifinal Piala Dunia 2018 Kroasia vs Inggris di Stasion Luzhniki, Moskow, Kamis dinihari, 12 Juli 2018. Gol tersebut merupakan yang pertama bagi Trippier untuk tim nasional Inggris.

    Trippier membobol gawang Kroasia lewat tendangan bebas pada menit ke-5. Tendangan bebas dilakukan bek Tottenham Hotspurs tersebut setelah Luka Modric melakukan pelanggaran terhadap pemain Inggris sekitar 18 meter dari gawang Kroasia.

    Baca juga: Hadapi Inggris, Dalic Akui Kroasia Dilanda Kelelahan

    Bagi Inggris, ini merupakan semifinal ketiga di Piala Dunia. Penantian selama 28 tahun tiba. Terakhir, The Three Lions melaju ke semifinal Piala Dunia 1990.

    Menurut Manajer Manchester United Jose Mourinho, para pemain Inggris relatif punya fisik yang lebih segar ketimbang Kroasia pada pertandingan semifinal ini. Sebab, Inggris melangkah lebih mudah ke semifinal dengan mengalahkan Swedia. Kondisi tersebut berbeda dengan Kroasia.

    Mourinho menganggap Kroasia punya laga yang menguras tenaga sebelum melaju ke semifinal. Mereka kudu merebut tiket lewat laga menghadapi Rusia yang ditentukan via penalti. Pada babak penyisihan pun Kroasia harus berjibaku saat menghadapi Denmark. Sebuah perjuangan berat, menurut Mou.

    Pemenang pertandingan Kroasia vs Inggris bakal menghadapi Prancis di final Piala Dunia 2018. Sehari sebelumnya, Prancis melenggang ke final Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Belgia 1-0.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Anggota Tim Sukses Sudirman Said Dituduh Membawa Uang Narkotik

    Ian Lubis, anggota tim sukses calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, disergap polisi dengan tuduhan membawa uang narkotik senilai Rp 4,5 miliar.