Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Final Piala Dunia 2018: Soal Dominasi Eropa Vs Amerika Latin

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

image-gnews
Gelandang Prancis, Paul Pogba, bersama dengan rekannya mengontrol bola saat melakukan latihan menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia 2018 melawan Belgia di St. Petersburg, Rusia, 9 Juli 2018. AP
Gelandang Prancis, Paul Pogba, bersama dengan rekannya mengontrol bola saat melakukan latihan menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia 2018 melawan Belgia di St. Petersburg, Rusia, 9 Juli 2018. AP
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Final Piala Dunia 2018 akan memastikan negara Eropa bisa menjuarai turnamen ini untuk keempat kalinya secara beruntun. hal itu sekaligus mengonfirmasi dominasi atas rivalnya yang pernah begitu kuat, Amerika Selatan.

Prancis dan Kroasia akan berlaga di final. Terlepas dari tim mana yang akan menang di Moskow, hal itu akan memastikan puasa gelar negara-negara Amerika Selatan kian panjang, mencapai 20 tahun. Dalam delapan final terakhir, hanya ada satu wakil dari Amerika Latiha, yakni Argentina pada 2014.

Terdapat banyak kemungkinan alasan di balik superioritas Eropa dan bahkan muncul beberapa rekomendasi untuk lebih waspada.

Apa yang salah dengan tim-tim Amerika Selatan? "Itu tujuh pertandingan dalam sebulan, ajang yang singkat -- Anda dapat sangat kelelahan," kata Andy Roxburgh, anggota grup studi teknik FIFA. Anda harus melihat gambaran yang lebih besar sepanjang waktu untuk melihat apakah ada suatu tren."

Alasan yang sangat berperan tampaknya adalah keuangan. Klub-klub dan federasi super kaya Eropa telah menghabiskan lebih banyak dana pada perekrutan, pengembangan, dan latihan. Bakat-bakat teratas Amerika Selatan berduyun-duyun pindah ke Eropa, di mana kondisi permainan, keamanan, dan gajinya jauh lebih superior dibanding di kampung halaman.

Eropa jgua mengandalkan organisasi yang lebih baik untuk menghasilkan lebih banyak pemain bagus, serta membuat mereka mampu merekrut pemain-pemain yang dapat bermain untuk lebih dari satu negara.

Sebagai tambahan, hampir tidak ada pelatih Brasil atau Uruguay di Eropa dan hanya sangat sedikit pelatih asal Argentina, Hal ini memunculkan satu faktor lain: tercipta kesenjangan ketika membicarakan taktik dan strategi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Di luar lapangan, bahkan klub-klub kecil Eropa dikelola seperti bisnis lainnya, merekrut kandidat-kandidat terbaik di setiap level, dari proses pembibitan pemain, nutrisi, sampai pemasaran. Sedangkan di Amerika Latin, banyak klub yang masih dikelola oleh orang-orang amatir, yang memenuhi perannya hanya sebagai pekerja sambilan.

Korupsi Korupsi yang telah menodai sepak bola juga merupakan salah satu faktor. Tiga presiden terakhir Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) didakwa di AS sebagai bagian dari skandal FIFA, demikian pula tiga ketua terakhir Konfederasi Sepak Bola Brazil (CBF) dan seorang mantan ketua Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA).

Di Argentina, kekacauan terlihat di asosiasinya. Ketika 75 orang memberikan suara untuk memilih presiden baru AFA pengganti yang bermasalah, terdapat 76 suara dengan kedudukan 38 melawan 38. Situasi kacau itu membuat takut para sponsor dan penyiar yang telah enggan memberikan dana besar untuk menayangkan pertandingan-pertandingan, yang semestinya berpotensi memoles pemain-pemain papan atas mereka.

Malangnya bagi para penggemar sepak bola Amerika Selatan, baik Argentina dan khususnya Brasil, mereka terlihat tidak siap untuk perubahan atau bersikap rendah hati. Ketika juara bertahan Jerman tersingkir di fase grup, rasa terkejut segera diikuti dengan "schadenfreude," kegembiraan yang muncul karena melihat kegagalan pihak lain.

"Inilah tim yang semestinya kita bercermin kepadanya?" kata Rivaldo melalui Instagram. "Semua orang berusaha namun hanya kami yang menjuarai Piala Dunia."

Kini, buktinya, di final Piala Dunia 2018 Ahad besok, 15 Juli 2018, Rivaldo akan menyaksikan dua tim Eropa berlaga berebut juara.

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Didier Deschamps Tetap Dipertahankan sebagai Pelatih Timnas Prancis setelah Tersingkir di Semifinal Euro 2024

2 hari lalu

Pelatih Prancis  Didier Deschamps. REUTERS/Wolfgang Rattay
Didier Deschamps Tetap Dipertahankan sebagai Pelatih Timnas Prancis setelah Tersingkir di Semifinal Euro 2024

Federasi sepak bola Prancis (FFF) mengumumkan akan tetap mempertahankan Didier Deschamps sebagai pelatih Timnas Prancis, meski gagal juara Euro 2024.


Olivier Giroud Resmi Pensiun dari Sepak Bola Dunia Usai Timnas Prancis Tersingkir di Semifinal Euro 2024

2 hari lalu

Penyerang Timnas Prancis Oliver Giroud sebelum bertanding melawan Spanyol di babak semifinal Euro 2024 di Allianz Arena pada Rabu dinihari, 10 Juli 2024. REUTERS/Annegret Hilse.
Olivier Giroud Resmi Pensiun dari Sepak Bola Dunia Usai Timnas Prancis Tersingkir di Semifinal Euro 2024

Karier internasional pencetak gol terbanyak Prancis, Olivier Giroud, berakhir dengan tenang. Bagaimana reaksi Didier Deschamps?


Didier Deschamps Ungkap Penyebab Kekalahan Timnas Prancis dari Spanyol di Semifinal Euro 2024

3 hari lalu

Pelatih Prancis  Didier Deschamps. REUTERS/Wolfgang Rattay
Didier Deschamps Ungkap Penyebab Kekalahan Timnas Prancis dari Spanyol di Semifinal Euro 2024

Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps mengungkap penyebab kekalahan di semifinal Euro 2024. Ada maslaah efektivitas cetak gol.


La Furia Roja Lolos ke Final Euro 2024, Luis de la Fuente: Kami Telah Kembalikan Sepak Bola Spanyol ke Tempat Semestinya

3 hari lalu

Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente. REUTERS/Jon Nazca
La Furia Roja Lolos ke Final Euro 2024, Luis de la Fuente: Kami Telah Kembalikan Sepak Bola Spanyol ke Tempat Semestinya

Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente menyebut sepak bola Spanyol telah kembali ke tempat semestinya setelah lolos ke final Euro 2024.


10 Fakta dan Statistik Penting dari Laga Spanyol vs Prancis di Semifinal Euro 2024, yang Berakhir 2-1

3 hari lalu

Pemain Spanyol Mikel Merino dan Rodri melakukan selebrasi usai kalahkan Prancis dalam pertandingan semifinal EURO 2024 di Munich Football Arena, Munich, 10 Juli 2024. REUTERS/Lisi Niesner
10 Fakta dan Statistik Penting dari Laga Spanyol vs Prancis di Semifinal Euro 2024, yang Berakhir 2-1

Timnas Spanyol lolos ke babak final Euro 2024 setelah mengalahkan Prancis 2-1 dalam semifinal. Simak 10 fakta dan statistik penting dari laga ini.


Spanyol vs Prancis 2-1, Kata Lamine Yamal dan Dani Olmo setelah Golnya Antar La Furia Roja ke Final Euro 2024

3 hari lalu

Ekspresi pemain Spanyol Lamine Yamal dan Dani Olmo saat melawan Prancis dalam pertandingan semifinal EURO 2024 di Munich Football Arena, Munich, 10 Juli 2024. REUTERS/Michaela Stache
Spanyol vs Prancis 2-1, Kata Lamine Yamal dan Dani Olmo setelah Golnya Antar La Furia Roja ke Final Euro 2024

Lamine Yamal dan Dani Olmo menjadi pahlawan saat Timnas Spanyol lolos ke final Euro 2024 (Piala Eropa 2024) setelah menang 2-1 atas Prancis.


Alami Cedera Hidung di Euro 2024, Kylian Mbappe Masih Akan Pakai Masker Saat Bermain untuk Real Madrid

4 hari lalu

Pemain Prancis Kylian Mbappe melakukan tendangan ke gawang Belgia dalam pertandingan babak 16 besar Euro 2024 di Dusseldorf Arena, Dusseldorf, 1 Juli 2024. REUTERS/Piroschka Van De Wouw
Alami Cedera Hidung di Euro 2024, Kylian Mbappe Masih Akan Pakai Masker Saat Bermain untuk Real Madrid

Pelatih Prancis Didier Deschamps mengungkapkan bagaimana kondisi terkini Kylian Mbappe menjelang laga semifinal Euro 2024 melawan Spanyol.


Semifinal Euro 2024: Timnas Prancis Tetap Butuh Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann

4 hari lalu

Pemain Prancis Adrien Rabiot memberikan umpan yang berusaha dihadang pemain Belanda Denzel Dumfries dalam pertandingan Grup D Euro 2024 di Stadion Leipzig, Leipzig, 22 Juni 2024. REUTERS/Lee Smith
Semifinal Euro 2024: Timnas Prancis Tetap Butuh Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann

Gelandang Timnas Prancis Adrien Rabiot tetap membutuhkan Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe untuk memenangkan Euro 2024. Apa alasannya?


Spanyol vs Prancis di Semifinal Euro 2024, Pelatih Luis De La Fuente Tetap Ingin Mainkan Sepak Bola Menghibur

4 hari lalu

Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente. REUTERS/Jon Nazca
Spanyol vs Prancis di Semifinal Euro 2024, Pelatih Luis De La Fuente Tetap Ingin Mainkan Sepak Bola Menghibur

Meski pincang, pelatih Luis de la Fuente mengatakan Timnas Spanyol tetap memainkan sepak bola menghibur saat melawan Prancis di semifinal Euro 2024.


Permainan Prancis di Euro 2024 Dianggap Membosankan, Didier Deschamps: Tonton Saja Pertandingan Lain

4 hari lalu

Pemain Prancis Kylian Mbappe berbicara dengan pelatihnya Didier Deschamps d saat mengikuti latihan pasca cidera hidung di Paderborn Arena, Paderborn, 20 Juni 2024.  REUTERS/Kacper Pempel
Permainan Prancis di Euro 2024 Dianggap Membosankan, Didier Deschamps: Tonton Saja Pertandingan Lain

Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps tidak peduli dengan orang-orang yang merasa bosan menonton permainan tim asuhannya di Euro 2024.