Afrika Selatan Bantah Ada Ancaman Teroris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Siphiwe Sibeko

    REUTERS/Siphiwe Sibeko

    TEMPO Interaktif, Johannesburg - Pejabat keamanan Afrika Selatan, Senin waktu setempat, membantah berita surat kabar bahwa negaranya menghadapi resiko tinggi terhadap serangan teroris sehubungan dengan pelaksanaan Piala Dunia yang akan digelar dua minggu lagi.

    Laporan The Sunday times mengacu arahan Kaukus Anti-Teror Kongres Amerika Serikat yang disampaikan oleh Yayasan NEFA, pekan lalu, yang melakukan investigasi terhadap aktivitas terorisme.

    "Saya percaya, 80 persen serangan berubah-ubah," kata Ronald Sandee, direktur Yayasan kepada koran. Sementara itu, polisi dan intelijen Afrika Selatan membantah.

    "Saya tidak tahu mereka dapat informasi dari mana. Kami memiliki semua strategi dan perencanaan," kata Senior Superintendent Vish Naidoo.

    "Kami telah melakukan briefing kepada intelijen setiap hari dan di sana tidak ada masalah seperti yang disebutkan dalam The Sunday Times."

    The National Joint Operational and Intelligence Structure (NATJOINTS), yang mengkoordinasikan seluruh operasi keamanan untuk Piala Dunia juga menolak berita tersebut.

    "Petugas keamanan menyatakan tidak mengenal ancaman teror untuk menggagalkan Piala Dunia FIFA 2010. Seluruh rencana operasional on the track," jelasnya.

    Pemerintah Amerika Serikat, pekan ini, mengeluarkan peringatan perjalanan ke Afrika Selatan hingga akhir Juli. "Sangat beresiko, kelompok ekstrimis akan melakukan serangan teror ke Afrika Selatan."

    Belum lama ini, otoritas keamanan Irak menahan seorang pendukung al-Qaidah yang diklaim merencanakan serangan terhadap tim Belanda dan Denmark, meskipun para ahli menganggap ancaman serangan tersebut tidak serius.

    Walaupun demikian, Belanda tetap waspada terhadap "ancaman teror" kejuaraan ini.

    Dalam laporan surat kabar tersebut Sandee mengatakan, militan Pakistan dan Somalia sedang berlatih di kamp latihan di utara Mozambik. Latihan ini sebagai persiapan masuk ke Afrika Selatan atau bergabung dengan sel-sel perencanaan serangan.

    "Informasi itu benar, sejumlah stadion akan menjadi target secara simultan atau acak. Kemungkinan serangan dalam bentuk kamikaze," katanya.

    Sandee mengatakan, pertandingan antara Amerika Serikat dan Inggris, 12 juni, bisa jadi menjadi terget serangan. Meskipun demikian Belandadan Denmark akan menjadi tujuan utama serangan karena dianggap telah memusuhi Islam.

    REUTERS | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.