Jerman Masih Yakin ke Semifinal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Afrika Selatan.  REUTERS/Stringer

    Afrika Selatan. REUTERS/Stringer

    TEMPO Interaktif, BERLIN -- Tim nasional Jerman terus digerogoti cedera, tapi masih yakin mampu mempertahankan tradisi untuk lolos ke posisi empat besar. Hal itu ditegaskan kapten tim baru Jerman, Philipp Lahm.

    Jerman memang langganan empat besar Piala Dunia. Tim Panser sebelumnya mampu 11 kali masuk posisi itu, tiga kali di antaranya kemudian jadi juara, dari 16 kali keikutsertaannya.

    Lahm mengakui timnya terpukul karena kehilangan sejumlah pemain kunci. "Tapi kami masih memiliki skuad bagus yang bisa melaju jauh. Jelas sekali target kami masih tetap sama, yakni lolos ke semifinal. Dan, jelas sekali, kami bermimpi bisa lebih dari itu," katanya.

    Lahm ditunjuk menjadi kapten tim setelah Michael Ballack dipastikan absen di Afrika Selatan karena cedera. Ballack hanyalah satu dari sejumlah pemain yang harus absen karena cedera, bersama Rene Adler, Simon Rolfes, Christian Traesch, dan yang terakhir Heiko Westermann.

    Lahm adalah bek serba bisa. Tapi ia mengaku enggan bermain di sektor gelandang untuk menutupi kepergian Ballack. "Jangan pernah berpikir saya akan berpikir sebagai gelandang bertahan. Saya hanya bermain di posisi itu sekali dalam enam tahun," katanya.

    Pelatih Jerman, Joachim Loew, kini memplot Sami Khedira (Stuttgart) sebagai pengisi posisi yang ditinggalkan Ballack. Meski baru tampil tiga kali, pemain berusia 23 tahun itu dinilai memiliki kualitas bagus. Ia dianggap akan jadi pasangan pas buat Bastian Schweinsteiger di lini tengah.

    "Sami memiliki potensi besar dan ia pemain yang sudah diberi banyak kesempatan di Stuttgart," kata Loew. "Dia juga menunjukkan diri sudah matang. Saya berharap pemain lain juga mengambil tanggung jawab lebih, seperti Bastian Schweinsteiger Philipp Lahm, Miroslav Klose, dan Per Mertesacker."

    Jerman nanti akan berlaga di Grup D bersama Australia, Serbia, dan Ghana. Loew melihat peluang timnya cukup besar untuk melaju ke babak berikutnya. Tapi ia juga memilih realistis. "Dengan absennya Michael, kami tak lagi bicara soal gelar juara," katanya.

    Salah satu problem bagi tim Jerman adalah lini depan, berkaitan dengan melempemnya penampilan Miroslav Klose dan Lukas Podolski--selama ini selalu jadi tumpuan utama tim itu--bersama klubnya masing-masing.

    Loew mengakui bahwa Klose, yang jadi top scorer pada Piala Dunia 2006, kini tidak dalam kondisi terbaiknya. "Akan sulit untuk membuatnya menunjukkan performa puncak," katanya. "Butuh kerja keras, bagi dia dan kami. Ia masih harus kerja keras karena belum bisa menunjukkan potensi terbaiknya."

    Tapi sang pelatih punya harapan melihat perkembangan pemain Bayern Muenchen itu dalam latihan. Lagi pula, "Orang selalu mengesampingkan Miro sebelum turnamen. Tapi, ketika saatnya tiba, ia selalu di sana," katanya. Dalam dua Piala Dunia terakhir, Klose selalu mencetak lima gol. l Reuters | AP | Nurdin Saleh



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Siapakah Shang-Chi, Pahlawan Terbaru Marvel?

    Marvel Studios merilis trailer baru untuk film Shang-Chi and The Ten Rings yang akan tayang pada September 2021.