Slovenia Tak Mau Sesumbar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Ljuljana - Pelatih Slovenia Matjaz Kek mengatakan ia tak mau sesumbar dengan peluang timnya di Dunia Dunia. Slovenia mengakhiri uji coba dengan kemenangan 3-1 atas finalis Piala Dunia lainnya, Selandia Baru, Sabtu dini hari.

    Slovenia akan pembuka pertandingan mereka di Grup C melawan Aljazair di Polokwane pada 13 Juni. Setelah itu mereka bertemu Amerika Serikat di Johannesburg, lima hari kemudian, dan menghadapi Inggris di Port Elizabeth pada 23 Juni.

    "Kami tampil cukup bagus melawan Selandia Baru dan saya senang dengan penampilan (striker) Milivoje Novakovic yang mencetak dua gol. Tapitu hnaya pertandingan pemanasan dan partai Piala Dunia ceritanya akan berbeda," kata Kek.

    "Saya juga senang cedera (pergelangan kaki) Zlatan Ljubijankic tidak terlalu serius. Ia akan fit untuk pertandingan pembukaan melawan Aljazair," tambahnya.

    ADVERTISEMENT

    Novakovic menambah koleksi gol internasionalnya menjadi 16 gol di 38 pertandingan setelah dua tendangan bebasnya menjebol gawang Selandia Baru (menit ke-6 dan 30). Andraz Kirm mencetak gol lain Slovenia (44) setelah Rory Fallon sempat membalas satu gol (20).

    Kek mengatakan Slovenia tampil cukup berbahaya di lini depan. Namun ia menilai masih banyak yang harus diperbaiki untuk lini belakang menjelang turnamen 11 Juni - 11 Juli mendatang.

    "Ada kemajuan yang dicapai di beberapa sektor. Secara umum saya puas dengan pencapaikan kami menhelang Piala Dunia," katanya. "Kami tidak sabar tiba di Johannesburg, Senin besok."

    Selandia Baru sendiri berada di Grup F. Mereka akan membuka pertandingan melawan Slovakia pada 15 Juni, diteruskan dengan menghadapi juara bertahan Italia pada 20 Juni, dan terakhir Paraguay pada 24 Juni.

    REUTERS | RAJU FEBRIAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.