Italia Ditahan Swiss, Pertanda Baik Azzurri?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Juara bertahan Piala Dunia 2006, Italia, dipaksa bermain imbang 1-1 dengan Swiss pada laga uji coba di Stade Geneva, Swiss. Hasil ini justru dipandang sebagai pertanda baik bagi Gli Azzurri. Pasalnya, Italia berhasil menjuarai Piala Dunia 1982 dan 2006 setelah bermain seri 1-1 dengan Swiss, yang kedua pertandingan itu digelar di Jenewa.

    Swiss, yang dipimpin oleh pelatih Jerman, Ottmar Hitzfeld, unggul lebih dulu lewat gelandang Udinese, Gokhan Inler, saat pertandingan baru berjalan 10 menit. Italia menyamakan kedudukan empat menit berselang lewat Fabio Quagliarella. Penyerang asal klub Napoli itu menanduk bola lebih cepat dari bek Swiss, Philippe Senderos.

    Hasil ini sebenarnya tidak terlalu bagus bagi Italia. Pasalnya, hasil imbang ini melengkapi kiprah Italia yang tak pernah menang dalam tiga laga uji coba, sebelumnya ditahan Kamerun 0-0 di Monako (3 Maret) dan dipermalukan Meksiko 1-2 di Brussel, Belgia (3 Juni).

    Toh, pelatih Marcello Lippi menanggapi dengan santai hasil imbang ini. Ia mengatakan puas dengan penampilan skuadnya. Pelatih berambut perak yang mengantar Italia juara Piala Dunia 2006 itu juga menegaskan tidak ada tim pertama ataupun kedua di skuadnya.

    "Yang ada hanyalah tim nasional Italia. Saya telah mengatakan rencana saya bermain pada dua laga uji coba dengan dua tim berbeda," ucap Lippi setelah menurunkan skuad eksperimennya melawan Meksiko dan Swiss.

    ADVERTISEMENT

    Lippi hanya mempertahankan Gianluca Zambrotta pada starting eleven ketika melawan Swiss. "Mereka adalah pemain besar, kenapa kami harus melakukan ini tidak dipandang sebagai Italia?" katanya.

    "Tidak ada tim pertama atau kedua, semua orang terlibat dan pertandingan ini memperlihatkan apa yang telah kami lakukan dalam tiga hari dalam latihan. Kami tampil lebih bugar," pelatih penggemar cerutu itu menegaskan.

    Salah satu pemain Italia yang tampil menggigit saat melawan Swiss adalah Gennaro Gattuso. Meski tak akan menjadi pemain utama di Afrika Selatan, gelandang badak AC Milan itu mampu mengejutkan pertahanan lawan.

    "Rino (panggilan Gattuso) adalah pemain penting buat Italia dan tim. Terlepas ia bermain selama sejam atau keseluruhan, tidak bisa dibandingkan. Yang terpenting ia mampu tampil bagus," kata Lippi.

    Italia akan membuka laga Grup F di Piala Dunia 2010 melawan Paraguay pada 14 Juni sebelum menghadapi Selandia Baru (20 Juni) dan terakhir Slovakia (24 Juni).
    Sedangkan Swiss akan memulai petualangan di Afrika Selatan dengan menghadapi juara Eropa, Spanyol, di Grup H pada 16 Juni, setelah itu bertemu dengan Cile (21 Juni) dan Honduras (25 Juni).

    AP | FOOTBALL-ITALIA | BAGUS WIJANARKO | RAJU FEBRIAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.