Pemain-pemain Afrika Dapat Amnesti, Boleh Tampil di Piala Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Paraguay Eduardo Ledesma (kanan) dan pemain Pantai Gading Emmanuel Eboue, dalam pertandingan persahabatan di Evian, Perancis (31/5). AP/Laurent Cipriani

    Pemain Paraguay Eduardo Ledesma (kanan) dan pemain Pantai Gading Emmanuel Eboue, dalam pertandingan persahabatan di Evian, Perancis (31/5). AP/Laurent Cipriani

    TEMPO Interaktif, Johannesburg - Para pemain Afrika yang dihukum saat berlaga di Piala Afrika awal tahun ini tidak dilarang tampil pada Piala Dunia setelah mendapatkan amnesti dari Konfederasi yang disetujui FIFA.

    Emmanuel Eboue dari Pantai Gading, Faouzi Chanouchi dan Nadir Belhadj (Aljazair), serta Aurelien Chedjou (Kamerun) pada Piala Afrika mendapatkan kartu merah sehingga kehilangan kesempatan berlaga di Piala Dunia.

    Juru bicara FIFA menjelaskan, FIFA setuju memberikan pengampunan atas usulan CAF, konfederasi sepak bola Afrika, yang mengusulkan agar sanksi terhadap pemain dicabut usai babak kualifikasi Piala Dunia, akhir November lalu.

    "Hukuman tersebut bagi para pemain tidak fair sehingga mereka tidak bisa tampil pada babak kualifikasi Piala Dunia," katanya.

    Issa Hayatou, presiden CAF, menyatakan sebuah amnesti umum untuk seluruh sanksi yang dijatuhkan, "Dengan pengecualian kesalahan menyerang secara fisik wasit dan ofisial."

    Kiper Aljazair Faouzi Chaouchi dihukum karena menyorongkan muka ke wasit saat timnya berlaga di semi melawan Mesir, termasuk yang memenuhi syarat tampil di Piala Dunia.

    Beberapa pemain yang ditangguhkan tampi di laga perdana Piala Dunia adalah kiper Selandia Baru Glenn Moss ketika timnya bertanding melawan Slovakia dan Italia di Grup F. Sementara gelandang Korea Utara Kim Yong-jun dilarang tampil saat berhadapan dengan Brasil di Grup G. Kedua pemain tak boleh main di babak kualifikasi Piala Dunia.

    Pelatih Honduras Reinaldo Rueda juga dilarang mendampingi timnya ketika berlaga dengan Cile di Grup H setelah dia diusir keluar lapangan saat tim bertanding melawan El Salvador di babak kualifikasi, Oktober lalu.


    REUTERS | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto