Cicit Perempuan Mandela Tewas dalam Kecelakaan Mobil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zenani Mandela bersama Nelson Mandela dan saudaranya pada 17 Agustus 2009. AP/Debbie Yazbek

    Zenani Mandela bersama Nelson Mandela dan saudaranya pada 17 Agustus 2009. AP/Debbie Yazbek

    TEMPO Interaktif , Johannesburg:Jelang kick off Piala Dunia 2010 yang tinggal menunggu hitungan waktu, Afrika Selatan menerima kabar duka. Cicit perempuan mantan orang nomor satu Afsel, Nelson Mandela yang berusia 13 tahun tewas dalam sebuah kecelakaan mobil setelah pulang menonton acara konser. Pernyataan ini dilansir Nelson Mandela Foundation.

    Mandela, 91 tahun dikenal sebagai figur yang membantu memenangkan keinginan Afsel untuk menjadi tuan rumah pada 2004. Tokoh Apartheid itu berharap untuk bisa menghadiri acara pembukaan meski keadaan kesehatannya yang kurang mendukung.

     

    Zenani Mandela, tewas dua hari setelah hari ulang tahunnya. Dia adalah salah satu dari sembilan cicit Mandela. “Zenani Mandela, 13 sedang berkendara dengan mobil ketika kembali dari konser kick off Piala Dunia 2010 di Stadion Orlando ketika kecelakaan terjadi,” tulis pernyataan resmi Nelson Mandela Foundation, Jumat (11/6).

    “Hanya ada satu mobil yang terlibat dan tidak ada orang lainnya yang terluka,”jelas pernyataan resmi badan yang didirikan Mandela tersebut.

     

    Mantan istri Mandela, Winnie Madikizela-Mandela berada dalam mobil nahas tersebut, menurut keterangan kantor berita the south African Press Association yang mengutip sumber di kepolisian. Juru bicara kepolisian Noxolo Kweza mengatakan telah menangkap pengemudi dan sedang menginvestigasi sebuah kasus pembunuhan.

    Mandela Foundation mengatakan keluarga telah meminta untuk tidak diganggu. Zenani adalah anak perempuan Zindzi Mandela, anak dari Nelson Mandela dan Winnie Madikizela-Mandela.

    REUTERS | BAGUS WIJANARKO




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.