Kegagalan ke 16 Besar Bencana Buat Afrika Selatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • para pemain Afrika Selatan tampak kecewa usai dikalahkan Uruguay. AP/Ivan Sekretarev

    para pemain Afrika Selatan tampak kecewa usai dikalahkan Uruguay. AP/Ivan Sekretarev

    TEMPO Interaktif , Pretoria – Afrika Selatan bakal mencatat sejarah yang tak akan mereka inginkan jika gagal mengalahkan Prancis pada laga terakhir Grup A 22 Juni mendatang. Bafana Bafana bakal menjadi tuan rumah pertama yang tersingkir di babak penyisihan sepanjang 80 tahun sejarah Piala Dunia.

    Posisi Afrika Selatan kini diujung tanduk setelah kalah dari 0-3 dari Uruguay di Losftus Versfeld, Kamis (17/6) WIB. Hasil ini membuat mereka terbenam di dasar Grup A dengan hanya 1 poin dari dua pertandingan.

    “Itu akan menjadi bencana buat kami, tuan rumah pertama yang tersingkir di putaran pertama,” aku gelandang Steven Pienaar.

    Kegagalan mengalahkan Prancis akan membuat publik tuan rumah tak lagi punya tim untuk mereka dukung sepanjang sisa turnamen yang berlangsung selama sebulan penuh itu.

    “Kini, situasinya akan lebh berat. Kami harus menyaksikan laga berikutnya (antara Prancis dan Meksiko) dan mengharapkan hasil imbang,” ujar Pienaar.

    ADVERTISEMENT

    Kendati menyebut bahwa kegagalan Afrika Selatan di putaran pertama sebagai sebuah bencana, Pienaar yakin publik setempat tak akan kehilangan antusiasme mereka terhadap Piala Dunia.

    “Itu tak akan mengubah Piala Dunia. Publik di sini menikmatinya.”

    Terlepas dari keyakinan Pienaar, fakta menunjukkan bahwa publik Afrika Selatan kehilangan minat menyaksikan sisa pertandingan saat tim kesayangan mereka telah tertinggal 0-2. Stadion Loftus Versfeld terlihat setengah kosong sebelum pertandingan usai.

    AP | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.