Nigeria VS Yunani: Persiapan Khusus di Teluk Richards  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Nigeria. AP Photo/Rick Bowmer

    Timnas Nigeria. AP Photo/Rick Bowmer

    TEMPO Interaktif, BLOEMFONTEIN -- Hasil mengecewakan yang didapat Nigeria ketika kalah 0-1 oleh Argentina pada laga pertama Grup B membangunkan skuad The Super Eagles. Juara Piala Afrika dua kali (1980 dan 1994) itu kemudian melakukan persiapan khusus menghadapi Yunani pada laga kedua Grup B. The Super Eagles berlatih di tempat terpencil di pantai sejak dipermalukan Albiceleste.

    Baik Nigeria maupun Yunani, yang dipermalukan Korea Selatan 2-0 pada laga awal, memerlukan kemenangan ketika tampil di Free State Stadium hari ini untuk menghidupkan peluang lolos ke putaran kedua.

    Nigeria, yang terus menutup rapat-rapat kekuatannya, berlatih di Teluk Richards, utara Durban. Di tempat inilah tentara Kerajaan Inggris merencanakan taktik serangannya melawan pasukan Kerajaan Zulu pada abad ke-19.

    Ini menjadi pertemuan kedua antara Nigeria dan Yunani selama 16 tahun. Kemampuan Vincent Enyeama, kiper Nigeria, ketika mementahkan tembakan-tembakan menyilang Lionel Messi, rapatnya benteng pertahanan tim, dan serangan yang dikomandani Yakubu Aiyegbeni diyakini mampu membalikkan hasil pada laga kedua melawan Yunani.

    Untungnya, skuad Lars Lagerback itu akan kembali ditemani bek Taye Taiwo setelah meninggalkan lapangan akibat cedera ketika melawan Argentina. Ia telah kembali berlatih pada Minggu lalu.

    Satu-satunya pekerjaan rumah Lagerback adalah apakah ia akan mempertahankan Chinedu Obasi di sayap kanan tim. Tusukan-tusukan penyerang Hoffenheim itu sering kali merepotkan skuad Diego Maradona, namun ia gampang digerus lelah. Obasi kemudian digantikan oleh Peter Odemwingie, yang lebih berpengalaman.

    Meski ditakuti di kancah sepak bola Afrika, Nigeria gagal menyatukan perbedaan yang ada pada pemain veteran dan darah-darah muda yang ada di tim. Itu lantaran kurangnya waktu yang didapat Lagerback, yang baru bertugas sejak Februari lalu setelah menggantikan Shaibu Amodu.

    Namun Nigeria bisa mengharapkan dukungan tak hanya dari warganya yang berada di Afrika Selatan. Dukungan dari publik Afrika secara keseluruhan, yang menginginkan tim Afrika bisa meraih gelar juara di "tanah sendiri", juga vital.

    Peluang Nigeria menang atas Yunani juga besar. Itu diperkuat dengan statistik kemenangan atas tim-tim Eropa, termasuk kemenangan 2-0 atas Yunani pada 1994.

    Bagi Yunani, meski telah menerapkan pertahanan rapat, anak-anak asuh Otto Rehhagel itu akhirnya menyerah 2-0 kepada Korea Selatan. Melihat hal itu, pelatih veteran tersebut mewanti-wanti pasukannya untuk tidak lagi kehilangan konsentrasi. "Kami harus berkonsentrasi pada menit-menit akhir permainan dengan sangat-sangat berhati-hati. Kemudian kami harus meningkatkan permainan dengan sangat tenang dan mempelajari permainan," Rehhagel menegaskan.

    "Pada dasarnya, kami tampil menyerang ketika Korea Selatan mencetak gol pertamanya," Rehhagel menambahkan.

    Gagal mencetak gol melawan Korea Selatan ditambah tampil mengecewakan melawan Nigeria praktis akan menyingkirkan Yunani dari babak penyisihan. Kemungkinan itu terbuka lebar ketika Argentina akan menunggu Yunani pada laga akhir grup.

    Striker Dimitris Salpingidis mengatakan Yunani akan tetap bermain dengan taktik bertahan meski akan meningkatkan serangan. "Kami telah memperlihatkan pada laga akbar dalam beberapa tahun ini bahwa pertahanan kami bisa tampil padu. Kami juga bisa melancarkan serangan balik, dan itu harus kami lakukan lagi," Salpingidis menegaskan.

    Rehhagel tampaknya akan melakukan beberapa perubahan melawan Nigeria. Ia mungkin akan menurunkan pemain-pemain berotot di tengah pertahanan, seperti Socratis Papastathopopulos dan Sotiris Kytrgiakos. Keduanya kerap membantu serangan untuk bisa membongkar pertahanan Nigeria yang terkenal liat.

    Rehhagel mendapat dorongan motivasi dari suporter Yunani, negara yang sedang dibekap krisis ekonomi. Mereka meminta pelatih Jerman itu mengulangi kesuksesan tim kala menyumbangkan gelar Euro 2004. Komunitas Hellenis, komunitas orang-orang Yunani di Bloemfontein, juga akan memberikan dukungan bagi tim kesayangan mereka. l REUTERS | AP | BAGUS WIJANARKO


    Susunan Pemain:

    Yunani (4-3-3):
    12-Tzorvas -KIPER

    11-Vyntra, 2-Seitaridis, 15-Torosidis, 16-Kyrgiakos BEK KANAN, BEK TENGAH, BEK TENGAH, BEK KIRI

    3-Patsatzoglou, 10-Karagounis, 21-Katsouranis -GELANDANG KANAN, GELANDANG TENGAH, GELANDANG KIRI

    7-Samaras, 14-Salpingidis, 17-Gekas -PENYERANG KANAN, PENYERANG TENGAH, PENYERANG KIRI

    Nigeria (4-4-2)

    1-Enyeama -KIPER

    17-Odiah, 16-Shittu, 22-Yobo, 3-Taiwo -BEK KANAN, BEK TENGAH, BEK TENGAH, BEK KIRI

    11-Odemwingie, 20- Etuhu, 15-Lukman, 14-Kaita -GELANDANG KANAN, GELANDANG TENGAH, GELANDANG TENGAH, GELANDANG KIRI

    38-Aiyegbeni, 18-Victor Obinna -DUA PENYERANG

    Rekor Pertemuan:

    30/6/1994    Yunani 0-2 Nigeria

    13/11/1999    Yunani 2-0 Nigeria


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto