Banyak Pengemis Selama Piala Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Johannesburg - Kehadiran pengemis jadi pemandangan tersendiri dari kota Johannesburg. Padahal sebulan sebelum Piala Dunia digelar pemerintah sudah beberapa kali merazia mereka.

    Tempo beberapa kali menyaksikan para pengemis itu di berbagai area kota ruan rumah Piala Dunia itu. Di dekat stadion, di pemukiman penduduk, di pusat perbelanjaan, dan perempatan jalan.

    Kehadiran mereka memang tak mencolok. Mereka berpakaian biasa, meski agak dekil, dan biasanya menenteng tas.

    Mereka biasanya mendekati dan meminta uang dengan baik-baik. "5 rand please," kata seorang pengemis yang Tempo temu di dekat Stadion Soccer City sambil menadahkan tangan.

    Para penduduk lokal biasanya ada yang memberi receh ada pula yang menolak mereka dengan baik-baik. Saat ditolak, rekasi mereka biasanya hanyalah pergi sambil mengomel.

    Sebenarnya ada peraturan yang melarang mengemis di negara ini. Karena itu sebulan sebelum Piala Dunia digelar, polisi melakukan razia pada mereka. Tapi, kini ternyata mereka sudah kembali ke jalanan.

    Nurdin Saleh (Johannesburg)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.