Ersa Mayori : Diselamatkan Nonton Bareng  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suporter Jerman nonton bareng. AP/Markus Schreiber

    Suporter Jerman nonton bareng. AP/Markus Schreiber

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Gempita Piala Dunia, kini banyak mengubah pola tidur pecinta bola di Indonesia. Karena, akibat penayangan pertandingan di malam hari, banyak orang yang terpaksa memangkas waktu tidurnya.

    Tapi, meski bersuamikan Otto Satria Jauhari yang penggila bola, presenter Ersa Mayori, 31 tahun, merasa beruntung tak terpengaruh perubahan itu. “Sebetulan saya tak terlalu suka bola. Tapi saya juga harus siaran pagi empat kali dalam seminggu, harus sudah siap sejak pukul enam pagi," kata Ersa.

    "Jadi, nggak mungkin juga menemani suami nonton bola,” kata ibu dua anak ini. Yang menguntungkan, kata Ersa, banyaknya tempat kongkow di Jakarta yang menggelar acara nonton bareng. “Paling-paling suami memberitahu dia  nonton di mana dan dengan siapa,” katanya.

    “Tapi yang pasti, dia itu tanggung jawab banget, hingga acara nonton bola itu tidak menghambat kerjaannya di siang hari,” ujarnya.

    UTAMI WIDOWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.