Benjamin Dibui Gara-gara Miliki Tiket Tidak Sah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penggemar sepak bola antre membeli tiket pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2010 antara Argentina dan Brasil yang akan berlangsung esok di Rosario, Argentina Jumat(04/09). Foto: AP Photo/Eduardo Di Baia

    Sejumlah penggemar sepak bola antre membeli tiket pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2010 antara Argentina dan Brasil yang akan berlangsung esok di Rosario, Argentina Jumat(04/09). Foto: AP Photo/Eduardo Di Baia

    TEMPO Interaktif , Pretoria:Seorang pria asal Nigeria dibui tiga tahun di dalam penjara oleh pengadilan yang khusus digelar untuk Piala Dunia Afrika Selatan. Ia terbukti bersalah memiliki 30 tiket pertandingan secara tidak sah.

    Polisi mengatakan Kunle Benjamin dibui setelah ia gagal memberikan penjelasan yang memuaskan mengapa ia mempunyai tiket. Mobil Benjamin dihentikan di ibu kota Afsel Pretoria ketika polisi melihatnya mengendarai mobilnya secara sembrono.

    Polisi mengatakan dalam pernyataan resmi bahwa pengadilan Piala Dunia menghukum Benjamin dengan dakwaan memiliki barang curian. Ia harus menjalani hukuman penjara tanpa opsi mendapat denda. Polisi mengatakan dari hasil peyelidikan FIFA menemukan bahwa tiket itu dibeli dua orang melalui internet, namun tidak bisa menemukan alamat keduanya.

    “Ini kembali menjadi contoh nyata efektifnya punya tim yang berdedikasi...untuk menanggulangi masalah dalam Piala Dunia Afrika Selatan,” tulis polisi dalam pernyataan resminyam Jumat (18/6).

    Benjamin menjadi orang pertama yang dibui oleh pengadilan yang dibuat sementara. Polisi Afsel bertindak cepat untuk mengawasi ketat aktivitas ilegal yang mempengaruhi hak komersial FIFA dan Piala Dunia.

    Dua wanita Belanda ditangap Rabu kemarin setelah terbukti melakukan kampanye iklan terselubung. Keduanya berada di antara 36 wanita berambut pirang yang menggunakan pakaian rok mini tim Belanda yang disediakan sebuah perusahaan bir asal Belanda, Bavaria beer.

    AP | BAGUS WIJANARKO





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.