Sneijder: Liga Champions Lebih Baik Ketimbang Piala Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/Frank Augstein

    AP Photo/Frank Augstein

    TEMPO Interaktif, Durban - Gelandang serang Belanda, Wesley Sneijder, mengkritik kualitas pemain sepak bola yang berlaga dalam Piala Dunia di Afrika Selatan tahun ini. Sneijder mengatakan kualitas pemain yang ada di Piala Dunia tidak sebaik yang dia lihat pada ajang Liga Champions Eropa. Bahkan tim-tim yang seharusnya difavoritkan di Piala Dunia pun tidak menunjukkan permainan yang bagus.

    "Sejauh ini tim-tim favorit tidak menunjukkan kemampuan mereka bermain sepak bola, hanya Jerman yang bisa membuat orang terkesan," kata Sneijder yang mengantarkan Inter Milan menjuarai Liga Champions bulan lalu. Menurutnya, tim-tim yang ada di Piala Dunia seharusnya bisa bermain lebih baik lagi. "Aku bisa menikmati permainan Korea Utara dan Selandia Baru, tapi Liga Champions memang lebih baik," katanya.

    Bermain sepak bola secara pragmatis juga ditampilkan oleh Belanda dan hal itu ternyata juga tidak disukai oleh media dan fans di negeri Kincir Angin itu. Kemenangan 2--0 atas Denmark juga tidak sepenuhnya membuat fan Belanda puas. "Di Italia atau Spanyol, mereka suka jika timnya bisa menang dengan permainan yang cantik. Tapi tanpa itu pun kemenangan mereka juga dihargai," kata Sneijder.

    Sneijder mengakui sepak bola memang sudah berubah dan tak hanya mengandalkan permainan cantik termasuk di Piala Dunia kali ini. "Aku tidak bisa mengingat tim mana yang bisa memainkan enam atau tujuh pertandingan dengan fantastis," katanya.

    Sementara itu, dalam persiapan pertandingan kedua Grup E, Sabtu (19/6) nanti, Belanda dan Jepang terpaksa menjalani sesi latihan di Princess Magogo Stadium, Kwamashu Township. Kedua tim tidak bisa menggunakan Stadion Moses Mabhida, yang juga bakal menjadi tempat pertandingan, demi menjaga kondisi lapangan usai dilanda hujan lebat.

    "Semalam ada hujan deras dan kami hanya ingin menjaga kondisi lapangan. Kami punya tiga lokasi latihan yang sama baiknya di sekitar kota ini. Kondisi ini mungkin berlangsung hingga pertandingan terakhir di putaran pertama dan kembali seperti semula pada babak 16 Besar nanti," kata Manajer Stadion Bongi Hlope.

    Moses Maghida adalah stadion baru dengan kapasita 62 ribu tempat duduk. Selain pertandingan Belanda versus Jepang, stadion ini juga akan menjadi tempat penyelenggaraan laga Nigeria-Korea Selatan, Brazil-Portugal di penyisihan grup, satu pertandingan putaran kedua dan semi final. Sebelumnya, stadion ini merupakan tempat Jerman melibas Australia 4-0 dan Swiss yang sukses menghantam tim favorit, Spanyol, dengan skor 1-0.

    GUARDIAN|REUTERS | GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.