Jerry Bergabung Dengan Kedua Adiknya di Tim Honduras  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jerry Palacios. AP/Ramon Espinosa

    Jerry Palacios. AP/Ramon Espinosa

    TEMPO Interaktif , Johannesburg - Jerry Palacios tiba di Afrika Selatan, Jumat (18/6), untuk bergabung dengan kedua adiknya, Wilson dan Johnny, di timnas Honduras.

    Jerry, yang tertua di antara ketiga Palacios dipanggil ke skuad Reinaldo Rueda di saat-saat terakhir untuk menggantikan gelandang Julio Cesar de Leon yang cedera.

    Dengan bergabungnya Jerry, Palacios bersaudara mencatat sejarah sebagai trio kaka beradik pertama yang terlibat di Piala Dunia.

    “Saya tak menyangka hal ini,” kata Johnny Palacios. “Saya hanya berterima kasih kepada Tuhan, dan pada saat bersamaan saya merasa prihatin bahwa 'Rambo’ , julukan De Leon, mendapat cedera dan saya harap ia segera pulih.”

    Jerry menambahkan bahwa merupakan mimpi baginya bisa bergabung dengan timnas dan merupakan anugerah bisa berada di Piala Dunia bersama adik-adiknya yang semuanya bermain di posisi gelandang.

    ADVERTISEMENT

    Jerry juga mengaku siap untuk langsung diturunkan jika tenaganya dibutuhkan dan ia sudah mengikuti sesi latihan pertamanya, Jumat.

    Adiknya yang lain, Edwin Rene Palacios, diculik dan dibunuh pada 2007. Para penculik membunuhnya setelah mendapatkan uang tebusan sebesar 500 ribu dolar AS.

    Edwin adalah yang termuda di antara kakak beradik Palacios berkiprah di sepakbola dan ia sempat memperkuat timnas Honduras U-23 dan U-17. Ayah mereka, Eulogio Palacios, juga seorang pesepakbola.

    Ada sejumlah kakak beradik yang tampil bersamaan di Piala Dunia seperti yang juga berlaku pada Kolo dan Yaya Toure di timnas Pantai Gading saat ini. Di Piala Dunia 1998 Norwegia pernah diperkuat oleh kakak beradik Tore-Andre dan Jostein Flo serta sepupu mereka, Harvard Flo.

    AP | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.