Bikin Kesalahan Fatal, Wasit Kontroversial Laga AS-Slovenia Dibebastugaskan?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Valter Birsa usai menggetarkan mistar gawang AS pada penyisihan grup C Piala Dunia 2010 (18/6). REUTERS/Jerry Lampen

    Valter Birsa usai menggetarkan mistar gawang AS pada penyisihan grup C Piala Dunia 2010 (18/6). REUTERS/Jerry Lampen

    TEMPO Interaktif, Johannesburg:Koman Coulibaly, wasit yang menganulir gol yang berpotensi memenangkan Amerika Serikat ketika melawan Slovenia pada laga kedua Grup C, dikabarkan akan menghadapi peninjauan kinerjanya dari FIFA. Dia kemungkinan besar akan dicoret sebagai pengadil lapangan di sisa pertandingan Piala Dunia Afrika Selatan.

     

    Menurut Yahoo! Sports, Komite Wasit FIFA akan meninjau ulang tayangan pertandingan, yang berakhir 2-2 untuk mengevaluasi kinerja Coulibaly setelah beberapa pemain The Yanks menggugat kepemimpinannya di lapangan.

     

    Coulibaly, wasit asal Mali, menganulir gol yang diciptakan Maurice Edu pada menit ke-86. Padahal, jika gol itu disahkan skuad Bob Bradley dipastikan menang dengan skor 3-2 dari Slovenia ketika bertarung di Johannesburg. Coulibaly berkukuh jika gelandang AS Michael Bradley menghalangi gerak bek-bek Slovenia, meskipun dari tayangan video memperlihatkan tidak ada pelanggaran.

     

    Setiap pertandingan di Piala Dunia dianalisa oleh seorang penilai yang memonitor kinerja wasit di lapangan. Namun, dalam kasus ini, penilaian mendalam akan dilakukan sedini mungkin, menurut Yahoo! Sports.

     

    Dalam rangka menyelesaikan masalah, FIFA merespon cepat keluhan terkait kinerja Couibaly secara serius. Badan sepak bola dunia itu kemungkinan akan melepas tugas Coulibaly sebagai wasit pada pertandingan selanjutnya. Ia kemungkinan hanya diserahi tugas sebagai hakim garis atau jabatan pendukung lainnya.

     

    “Jika Coulibaly membuat keputusan salah secara serius, terutama terkait hasil pertandingan, maka ia kemungkinan akan dibebastugaskan dari turnamen,” ujar seorang sumber yang dekat dengan petinggi di Komite Wasit FIFA, Sabtu (19/6).

     

    “FIFA ingin mempertahankan standar wasit dengan tinggi dan tidak ingin terjadi adanya kesalahan serius,” jelas sumber tersebut.

     

    YAHOO!SPORTS | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.