Slovakia Vs Paraguay: Perang Terbuka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bloemfontein -  Kepercayaan diri Paraguay meningkat setelah menahan juara bertahan Italia 1-1 pada laga pembuka Grup F. Skuad Gerrardo Martino itu lantas bertekad memperpanjang dominasi tim-tim Amerika Selatan di Afrika Selatan ini ketika menghadapi Slovakia di Free State hari ini. Roque Santa Cruz dan kawan-kawan bertekad mencetak banyak gol. Namun mereka harus mewaspadai serangan balik laskar Vladimir Weiss.

    Argentina memimpin performa cantik yang ditorehkan tim-tim Amerika Selatan. Penampilan anak-anak Diego Maradona sejauh ini dinilai mampu menghibur, setelah memetik lima kemenangan dan dua hasil seri. Paraguay ingin melakukan hal sama seperti tetangganya tersebut.

    Penyerang City, Roque Santa Cruz, yang turun sebagai pemain pengganti ketika timnga bermain 1-1 dengan Italia, mendapat masalah tegang otot. Tapi, ia menyatakan kesiapannya untuk main dan menilai pertandingan melawan Slovakia akan berjalan terbuka.

    Namun, pemain jangkung itu meminta rekan setimnya untuk waspada. “Kami bisa mendapatkan kejutan yang tidak menyenangkan dengan serangan balik. Mereka terbiasa melakukan itu dengan sangat baik,” pinta Cruz.

    Hasil seri Paraguay dengan Slovakia sama-sama didapat Selandia Baru, yang baru mampu mencetak gol penyama pada menit akhir permainan. Ini membuat empat tim pada Grup F sama-sama mengoleksi satu poin. Namun, Italia dan Paraguay tetap difavoritkan melenggang ke babak 16 besar.

    “Ini semua tergantung kepada kami dan bagaimana presisi kami dengan bola. Kami pikir Slovakia akan bermain dengan sedikit bebas karena mereka jelas tidak ingin meraih hasil seri. Hasil itu juga tidak bagus buat kami,” tegas gelandang Paraguay Cristian Riveros.

    Untuk memuluskan aksinya, Martino akan tetap mempertahankan formasi menyerang 4-3-3. Santa Cruz yang menggantikan posisi Aureliano Torres akan bersanding dengan Nelson Valdez dan Lucas Barrios. Jika Paraguay membuka lebar kekuatannya, Slovakia justru menutup diri dari kepungan pertanyaan media. Weiss berencana mengejutkan lawan timnya kali ini dengan menutup rapat kekuatan pasukannya.

    “Pelatih (Weiss) tidak ingin perhatian para pemain kacau karena media. Ini adalah hasil dari pertandingan (bermain imbang 1-1 melawan Selandia Baru). Ia menginginkan agar pemain konsentrasi menjadi sebuah tim,” tegas juru bicara tim Paraguay Marianna Cizmarova.

    Weiss tak punya masalah cedera pemain dan kemungkinan hanya akan mengadakan satu perubahan starter. Gelandang Mirsoslav Stoch kemungkinan akan mengisi tempat Erik Jendrisek. Perubahan itu membuat Stanislav Sestak lebih maju dari posisi asalnya di tengah, yaitu di samping pencetak gol ke gawang Selandia baru Robert Vittek. Posisnya sebagai penyerang lubang.

    Paraguay belum pernah melampaui putaran kedua dalam tujuh kali penampilannya di Piala Dunia. Namun setelah mengalahkan dua tim favorit Brasil dan Argentina pada babak kualifikasi, mereka bisa mempercayai kemampuannya untuk meladeni permainan tim-tim kuat dunia.

    REUTERS | AP | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.