Kisruh di Tim Prancis, Presiden Sarkozy Turun Tangan

Reporter

Editor

Nicolas Sarkozy. AP/Philippe Wojazer/Pool

TEMPO Interaktif , Paris – Kekisruhan dalam tubuh tim Prancis menimbukan keprihatinan dari berbagai pihak di negara itu mulai dari para mantan pemain nasional hingga presiden Nicolas Sarkozy.

Sarkozy bahkan telah memerintahkan Menteri Olahraga Prancis yang tengah berada di Afrika Selatan memperpanjang masa kunjungannya untuk berbicara dengan kapten tim, pelatih dan ketua Federasi Sepakbola Prancis (FFF) untuk menenangkan situasi jelang laga terakhir Grup A lawan Afrika Selatan Selasa (22/6).

Para pemain Prancis memboikot sesi latihan Minggu (20/6) sebagai protes terhadap pemecatan striker Nicolas Anelka yang telah menghina pelatih Raymond Domenech saat mereka kalah 0-2 dari Meksiko Kamis lalu.

Aksi boikot itu memicu pertengkaran antara kapten Patrice Evra dengan seorang pelatih fitness dan mendorong pengunduran diri ketua delegasi timnas Prancis.

Peluang Prancis lolos ke 16 Besar pun sudah nyaris tertutup setelah hanya mengumpulkan 1 poin dari dua pertandingan.

Meteri Olahraga Prancis, Roselyne Bachelot, mengatakan bahwa Presiden Sarkozy telah menyuruhnya menemui Evra, Domenech dan presiden FFF, Jean-Pierre Escalettes, hari ini.

“Ia (Sarkozy) seperti saya, kami menampung kemarahan rakyat Prancis dan menuntut kehormatan dan tanggung jawab,” ujar Bachelot kepada stasiun televisi TFI.

Saat ditanya apakah akan ada yang dikenai sanksi atas kekisruhan tersebut, ia menjawab: “Ini bukan saat yang tepat untuk menjatuhkan sanksi, tapi waktunya akan segera tiba.”

Menteri Ekonomi, Christine Lagarde, yang merupakan mantan anggota timnas renang indah Prancis, mengecam aksi boikot para pemain.

“Saya merasa ngeri. Saya benar-benar merasa ngeri karena saya pernah memakai kostum timnas Prancis seperti yang kalian tahu dan ketika kita mengenakan kostum timnas, kita memikul tanggung jawab ekstra,” katanya kepada stasiun televisi LCI.

“Tanggung jawab pertama adalah menjadi yang terbaik di lapangan, tapi juga menjadi teladan karena kita tengah jadi sorotan. Ada anak-anak, remaja yang menekuni olahraga ini dan memandang kita sebagai contoh,” tambahnya.

Kecaman juga dilontarkan sejumlah mantan pemain nasional Prancis terhadap ulah Evra dan kawan-kawan.

“Ini tak bisa ditoleransi. Ini sama sekali tak profesional,” tutur Emmanuel Petit, eks gelandang yang mencetak satu gol saat Prancis mengalahkan Brasil di final Piala Dunia 1998, kepada stasiun televisi France 2.

“Ini menyedihkan, ini memalukan,” kata Alain Giresse, mantan pemain nasional Prancis lainnya kepada stasiun televisi yang sama.

Bixente Lizarazu, anggota skuad Prancis yang memenangi Piala Dunia1998 dan Euro 2000, ikut melemparkan kritik.

“Tak seorang pun yang masih memiliki ketenangan dalam tim ini dan semuanya meledak-ledak … Ini menunjukkan bahwa tak ada lagi yang punya kendali atas timnas Prancis dan ini kondisi yang snagat serius,” katanya kepaa stasiun radio RTL.

REUTERS | A. RIJAL







Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.