FIFA Ubah Peraturan Kartu Kuning pada Laga Final

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Jerman Miroslav Klose menerima kartu kuning kedua, sehingga wasit Alberto Undiano dari Spanyol harus memberikannya kartu merah, dalam pertandingan melawan Serbia di stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth, Afrika Selatan (18/6). AP/Ivan Sekretarev

    Pemain Jerman Miroslav Klose menerima kartu kuning kedua, sehingga wasit Alberto Undiano dari Spanyol harus memberikannya kartu merah, dalam pertandingan melawan Serbia di stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth, Afrika Selatan (18/6). AP/Ivan Sekretarev

    TEMPO Interaktif , Zurich:Pemain yang mendapat dua kartu kuning pada pertandingan berbeda tidak lagi berisiko absen tampil pada laga final Piala Dunia. Hal ini ditegaskan badan sepak bola dunia (FIFA) yang mengumumkan peraturan baru terkait hukuman bagi pemain.

    Paul Gascoigne sempat menangis ketika mendapat hukuman kartu kuning pada laga semi final melawan Jerman di Italia pada 1990.Reaksi itu dilakukannya lantaran ia harus duduk di bangku cadangan pada laga final setelah mendapat larangan tampil.

    Kejadian serupa pernah dialami kapten Jerman Michael Ballack yang dipaksa menonton rekannya di Piala Dunia 2002. Hal itu dilakukannya setelah ia menerima dua kartu kuning yang membuatnya absen melawan Brasil di final.

    Setelah diusirnya Ballack FIFA mempertimbangkan kembali keputusannya. Kini, para pemain yang tampil di semi final hanya berisiko tidak bisa tampi di final jika diusir dari lapangan.

    “FIFA sederhananya mengatakan ingin memberikan kepada para pemain terbaik peluang untuk tampil pada laga final. Diskusi soal ini datang pertama kali ketika Ballack tidak boleh tampil di final Piala Dunia 2002,” ujar juru bicara FIFA Marius Schneider, Senin (21/6).

    KICKOFF | BAGUS WIJANARKO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto