Selama Piala Dunia, Pengunjung Kafe di Jakarta Naik 40 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Nasser Shiyoukhi

    AP/Nasser Shiyoukhi

    TEMPO Interaktif, Jakarta: Jumlah pengunjung tempat hiburan malam di Jakarta mengalami kenaikan  hingga 40 persen selam perhelatan Piala Dunia Afrika Selatan.  Ketua Asosiasi Pengelola Pengusaha Hiburan Indonesia (APPBI) Adrian Maliete mengatakan kenaikan tersebut dialami restoran atau cafe  yang menggelar acara 'Nonton Bareng'.

    Sayangnya,  kenaikan jumlah pengunjung itu  berbanding terbalik dengan jumlah pengunjung di tempat hiburan seperti diskotik dan tempat karaoke. "Diskotik malah mengalami penurunan sampai 30 persen," jelas Adrian.

    Mala, Public Relation Hotel Shangri-La, kegiatan nonton bersama memang mendapat tanggapan yang positif dari masyarakat. "Pengunjung  Bar Bats, di Hotel Shangri-La, mengalami lonjakan pengunjung karena ada acara nonton bareng," tutur Mala.

    Pada  hari biasa pengunjung Bar Bats hanya pelanggan yang datang untuk makan malam. Jumlah itu bertambah setelah ada acara nonton bareng. Namun dia tidak bisa menyebutkan secara pasti berapa persentasi penambahan itu.

    Senior Marketing Communication Grand Indonesia Shopping Town (GIST) Teges Prita Soraya, yang menggelar World Cup Craze ditempatnya selama piala dunia, memberi tahu, jumlah pengunjung memang tidak mengalami kenaikan secara signifikan. "Hanya saja pengunjung kita lebih lama berada di dalam mall jika ada pertandingan sore."

    HERU TRIYONO
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.