Pembantaian di Cape Town

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Portugal merayakan kemenangan timnya atas Korea Utara dalam penyisihan grup G Piala Dunia di Green Point stadium, Cape Town (21/6). AFP/Vincenzo Pinto

    Portugal merayakan kemenangan timnya atas Korea Utara dalam penyisihan grup G Piala Dunia di Green Point stadium, Cape Town (21/6). AFP/Vincenzo Pinto

    TEMPO Interaktif, Cape Town - Portugal mengamuk di Green Point Stadium, Cape Town, Senin (21/6) malam. Menghadapi wakil Asia, Korea Utara, anak asuh Carlos Queiroz berpesta pora dengan melesakkan tujuh gol tanpa balas .

    Gol-gol bagi Portugal dicetak oleh Raul Meireles di menit ke-29, Simao Sabrosa menit ke-53, Hugo Almeida menit ke-56, Tiago menit ke-60 dan 89, Liedson menit ke-81, dan Cristiano Ronaldo di menit ke-87.

    “Ini penampilan yang hebat. Kami butuh saat-saat seperti ini, sebuah permainan yang bagus sehingga motivasi dan kepercayaan diri bertambah besar,” kata Queiroz.

    Korea Utara, yang sebelumnya tampil gigih saat melawan Brasil, hanya bisa memberi perlawanan di awal-awal pertandingan. Mereka bahkan sempat beberapa kali mengancam gawang Portugal meski tetap kalah dominan. Di babak pertama, Korea Utara juga hanya kemasukan satu gol.

    ADVERTISEMENT

    Pertandingan berubah drastis di babak kedua. Portugal yang didukung keunggulan teknik para pemainnya benar-benar menghabisi Korea Utara dengan mencetak setengah lusin gol ke gawang Ri Myong-guk. Korea Utara sama sekali tak mampu memberi perlawanan karena tenaga para pemainnya seperti terkuras habis.

    Secara statistik Portugal lebih mendominasi di semua hal. Mereka menguasai 55 persen penguasaan bola. Jumlah tembakan juga lebih banyak dengan total 26 tembakan, 13 di antara mengaarah ke gawang. Sementara Korea Utara hanya menguasai 45 persen penguasaan bola. Jumlah tendangan yang mereka lancarakan adalah 15, dengan 4 di antaranya mengarah ke gawang.

    Hasil ini membuat peluang Portugal melaju ke babak enam belas besar terbuka lebar. Di partai terakhir, mereka akan menantang Brasil. “Ini adalah hasil besar, tetapi masih ada pertandingan yang lain dan kami belum memenangkan apa paun. Sekarang kami harus berpikir untuk lolos kualifikasi di babak selanjutnya," kata Queiroz.

    "Kami akan mencoba meraih kemenangan di satu pertandingan selanjutnya dengan ambisi yang sama dan dengan pendekatan yang sama dengan pertandingan ini,” katanya.  Sedang Korea Utara dipastikan tersingkir. Sebelumnya mereka juga kalah 1-2 dari Brasil

    REUTERS | ARIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.