Melawan Pelatih, Gelandang Ghana Diberi Peringatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sulley Muntari. AP/Matt Dunham

    Sulley Muntari. AP/Matt Dunham

    TEMPO Interaktif , Johannesburg – Asosiasi Sepakbola Ghana (Ghana FA) mengumumkan, Senin (21/6), telah memberikan teguran kepada gelandang Sulley Muntari lantaran perselisihannya dengan pelatih, tapi pemain itu tetap berada dalam skuad.

    Ghana FA membantah kabar yang ditulis majalah olahraga Kicker yang menyebut Muntari telah dipulangkan karena berseteru dengan pelatih Ghana asal Serbia, Milovan Rajevac, dalam bus tim seusai hasil imbang 1-1 dengan Australia Sabtu lalu.

    “Sulley Muntari masih jadi anggota tim The Black Stars di Piala Dunia di Afrika Selatan,” demikian bunyi pernyataan resmi Ghana FA dalam situs mereka (www.ghanafa.org)

    “Muntari bereaksi dengan penuh kemarahan dan dengan sikap yang telah melanggar kode etik tim selepas pertandingan Ghana lawan Australia.”

    Ghana FA kemudian menambahkan bahwa Muntari, yang masuk sebagai pemain pengganti dalam laga itu, telah diberi peringatan, tapi mereka tak menjelaskan apakah pemain Inter Milan itu juga dikenai sanksi.

    Muntari, yang pernah beberapa kali terlibat perselisihan dengan pejabat sepakbola Ghana, sempat tak dimasukkan dalam skuad Ghana di Piala Afrika Januari lalu lantaran tak menghadiri dua pertemuan dengan sang pelatih di Milan.

    Kabar tentang ketidakdisiplinan Muntari menjadi menarik karena muncul sesuai keputusan Federasi Sepakbola Prancis (FFF) mengusir Nicolas Anelka dari skuad Piala Dunia lantaran menghina pelatih Raymond Domenech.

    Ghana akan berhadapan dengan Jerman dalam laga terkahir Grup D di Soccer City Rabu (23/6). Ghana membutuhkan minimal hasil imbang untuk lolos ke babak berikutnya sementara Jerman harus menang agar terhindar dari kemungkinan pulang lebih awal.

    REUTERS | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.