Panggung Atraksi Latin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Meksiko. AP/Hassan Ammar

    Timnas Meksiko. AP/Hassan Ammar

    TEMPO Interaktif, JOHANNESBURG - Meksiko dan Uruguay akan bermain mata? Kemungkinan itu sangat terbuka ketika keduanya bertarung pada laga terakhir Grup A di Royal Bafokeng Stadium hari ini. Kedua tim tinggal memastikan hasil seri untuk bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia kali ini.

    Dua negara Amerika Latin itu sama-sama merajai klasemen grup meski berbeda dalam perolehan gol. Namun El Tri--julukan Meksiko--akan berusaha keras meraih tiga poin untuk finis sebagai juara grup. Hal itu dilakukan untuk menghindari Argentina, yang sudah bisa dipastikan bakal menjuarai Grup B.

    "Saya berharap kami bisa menekankan gaya permainan kami saat melawan Uruguay," pelatih Meksiko, Javier Aguirre, menegaskan. Pekan lalu ia mengaku khawatir terhadap ancaman para penyerang Uruguay, terutama dengan dua penyerangnya, Diego Forlan dan Luis Suarez.

    Performa Meksiko dalam dua pertandingan awal memang meyakinkan. Menahan imbang tuan rumah, Afrika Selatan, 1-1 serta mempermalukan juara dunia 1998, Prancis, 2-0 menjadi bekal Aguirre meloloskan timnya. Gelandang Meksiko, Ricardo Osorio, menilai permainan timnya akan berjalan atraktif.

    "Anda akan melihat permainan sepak bola menarik, yang selama ini telah hilang di Afrika Selatan. Apa yang kami lihat hingga kini adalah sepak bola yang menyengat," ujar Osorio mengomentari kritik banyak kalangan, yang menilai banyak tim yang tampil dengan pola ultradefensif.

    Komentar Osorio diiyakan gelandang Uruguay, Diego Perez, yang mengatakan permainan akan berjalan ketat. "Sebelum tampil di Piala Dunia saya berpikir musuh terkuat di Grup A memang Meksiko," ujarnya.

    Serangan Meksiko akan terganggu lantaran penyerang Carlos Vela absen akibat cedera. Bek Efrain Juarez juga bakal tak tampil akibat larangan bermain.

    Pelatih Uruguay, Oscar Tabarez, berencana menurunkan starter yang sama ketika melawan Afrika Selatan. Data statistik menunjukkan bahwa Meksiko baru tiga kali kalah dari 17 kali bertemu dengan Uruguay.

    "Kami mengetahui dengan baik sepak bola Meksiko. Mereka bermain dengan cepat dan punya pemain bertalenta tinggi. Yang harus kami lakukan adalah mencoba agar mereka tidak mengejutkan kami," ucap Tabarez, yang ada kemungkinan meloloskan timnya dari peringkat kedua Grup A. REUTERS | AP | BAGUS WIJANARKO

    MEKSIKO 4-3-3
    1-Perez -KIPER  
    12-Aguilar -BEK KANAN, 4-Marquez -BEK TENGAH, 2-Rodriguez -BEK TENGAH, 3-Salcido -BEK KIRI
    6-Torrado -GELANDANG KANAN, 7-Barrera -GELANDANG TENGAH, 5-Osorio -GELANDANG KIRI
    17-Dos Santos -PENYERANG KANAN, 9-Franco -UJUNG TOMBAK, 14-Hernandez -PENYERANG KIRI

    URUGUAY 3-4-3
    1-Muslera -KIPER
    2-Lugano -BEK KANAN, 3-Godin -BEK TENGAH, 4-Fucile -BEK KIRI

    16-Pereira -GELANDANG KANAN, 15-Perez -GELANDANG TENGAH, 17-Arevalo -GELANDANG TENGAH, 7-Cavani -GELANDANG KIRI

    11-Pereira -PENYERANG KANAN, 9-Suarez -UJUNG TOMBAK, 10-Forlan -PENYERANG KIRI


    Rekor Pertemuan:

    23/03/1952 Meksikco 1-3 Uruguay

    19/07/1966 Uruguay 0-0 Melsiko

    21/05/1968 Meksiko 3-3 Uruguay

    28/05/1968 Meksiko 2-2 Uruguay

    26/10/1968 Uruguay 0-2 Meksiko

    31/10/1984 Uruguay 1-1 Melsilo

    13/04/1986 Meksiko 1-0 Uruguay



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.