Boateng Bersaudara: Sedarah Beda Negara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jerome Boateng. AFP/John Dougall

    Jerome Boateng. AFP/John Dougall

    TEMPO Interaktif , Johannesburg – Duel Ghana kontra Jerman dalam laga terakhir Grup D di Soccer City, Rabu (23/6), merupakan salah satu momen yang cukup menarik di Piala Dunia 2010.

    Pertandingan itu akan mempertemukan dua kakak beradik: gelandang Ghana, Kevin-Prince Boateng dan bek Jerman, Jerome Boateng. Kedua pemain keturunan Ghana ini sama-sama lahir di Berlin, Jerman, tapi punya pilihan berbeda tentang negara mana yang ingin mereka bela.

    Sang kakak, Kevin- Prince, memilih memperkuat negara asal sang ayah, Ghana, meski sempat beberapa kali memperkuat timnas yunior Jerman. Sebaliknya, sang adik, Jerome, memutuskan untuk membela tanah kelahiran Ibunya, Jerman.

    Hubungan kedua bersaudara ini belakangan sedikit terganggu lantaran insiden di final Piala FA Mei lalu di mana, Kevin-Prince, yang memperkuat Portsmouth melakukan pelanggaran keras terhadap gelandang Chelsea yang juga kapten timnas Jerman, Michael Ballack, sehingga ia cedera serius dan tak bisa tampil di Piala Dunia 2010.

    Karenanya, menarik untuk disimak bagaimana sikap kakak beradik Boateng ini jika keduanya diturunkan dan saling berhadapan di lapangan Rabu ini.

    Boateng bersaudara bukan satu-satunya kakak beradik yang membela timnas berbeda. Berikut beberapa kakak beradik yang bermain untuk negara berbeda.

    * Michele Andreolo (Italia) dan Raymundo Andreolo (Uruguay)

    * Gerry Baker (Amerika Serikat) dan Joe Baker (Inggris)

    * Jerome Boateng (Jerman) dan Kevin-Prince Boateng (Ghana)

    * Jim Brown (Skotlandia) dan John Brown (Amerika Serikat)

    * Chris Cahill (Samoa) dan Tim Cahill (Australia)

    * Archie Goodall (Irlandia) and John Goodall (Inggris)

    * Dave Hollins (Wales) dan John Hollins (Inggris)

    * Parfait Mandanda (Kongo) dan Steve Mandanda (Prancis)

    * Christian Vieri (Italia) dan Max Vieri (Australia)

    * Jose Luis Vidigal (Portugal) dan Lito Vidigal (Angola)

    * Manfred Kizito (Rwanda) dan Nestory Kizito (Uganda)


    REUTERS | A. RIJAL



     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Puncak Gunung Everest Mencair, Mayat Para Pendaki Tersingkap

    Akibat menipisnya salju dan es di Gunung Everest, jenazah para pendaki yang selama ini tertimbun mulai tersingkap. Ini rincian singkatnya.