KH. Anwar: Jadwal Siaran Piala Dunia Kacaukan Jadwal Santri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KH Anwar Iskandar. TEMPO/Hariyanto

    KH Anwar Iskandar. TEMPO/Hariyanto

    TEMPO Interaktif, Kediri - Perhelatan Piala Dunia jelas menyedot perhatian semua orang, tak terkecuali para ulama. Pengasuh Pondok Pesantren Assaidiyah Jamsaren sekaligus pendiri Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) KH Anwar Iskandar menjagokan tiga negara sekaligus. Mereka adalah Argentina, Brazil, dan Belanda.

    Di mata Gus War, demikian ia biasa disapa, ketiga tim nasional itu memiliki karakteristik bermain yang kuat. Terlebih lagi kehadiran pemain legendaris Diego Maradona yang saat ini mengarsiteki Argentina menjadi kredit poin sendiri bagi penikmat bola. “Siapa yang tidak kenal Maradona,” kata Gus War, Rabu (23/6).

    Di luar Argentina, Timnas Brazil dan Belanda juga mencuri perhatian Gus War. Kedua tim ini dianggap bermain stabil di tengah merosotnya kemampuan negara lain seperti Perancis dan Italia. Karena itu sulit bagi Gus War untuk memilih satu diantara ketiga negara tersebut.

    Satu-satunya hal yang disayangkan dalam putaran Piala Dunia ini bagi Gus War adalah jam siaran langsung di televisi. Pasalnya jam-jam tersebut merupakan jadwal tetap bagi Gus War dan santrinya untuk melakukan pengajian dan ibadah malam. Bahkan gara-gara menunggu siaran langsung di televisi banyak santrinya yang bangun kesiangan. “Piala dunia jangan mengacaukan segalanya,” pesannya.

    Gus War juga berharap bangsa Indonesia bisa belajar dari prestasi sepak bola Korea Utara dan Korea Selatan. Meski didera perpecahan dan peperangan di dalam negeri, mereka tetap memiliki semangat olah raga tinggi. Hal inilah yang justru tidak terjadi di Indonesia.

    ADVERTISEMENT

    HARI TRI WASONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.