Saadane: Kami Penentu Nasib Sendiri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Aljazair Rabah Saadane. AP/Martin Mejia

    Pelatih Aljazair Rabah Saadane. AP/Martin Mejia

    TEMPO Interaktif , Johannesburg:Pelatih Aljazair Rabah Saadane mengatakan nasib timnya berada di tangan mreka sendiri jelang bentrok akhir Grup C melawan Amerika Serikat malam nanti.

    Aljazair menghuni posisi buncit setelah ditekuk Slovenia 1-0 dan bermain seri tanpa gol dengan Inggris. Untuk lolos, skuad Saadane mijnimal harus mencetak dua gol. Kemenangan satu gol saja belum cukup di mana nasib mereka akan ditentukan kemenangan baik dari Inggris maupun Slovenia yang juga akan bertemu pada waktu yang sama.

    “Ini adalah grup yang sulit. Pada mulanya Inggris memang difavoritkan namun kini setiap tim mempunyai nasibnya masing-masing di tangan mereka sendiri. Kami mempunyai satu pertandingan terakhir dan kami akan berusaha untuk melakukan yang terbaik dan mendapatkan kemenangan,” tegas Saadane, Rabu (23/6).

    Saadane mengisyaratkan yang bisa menahan Inggris tanpa gol pada laga tedahulu. “Kami mempunyai dua opsi. Pertama dan sangat penting adalah saya akan mempertahankan tim yang tampil bagus,” katanya.

    “Kedua saya akan mengubah seorang striker. Saya akan menempatkan tim terbaik di sana ketika bermain dengan AS dan kami akan bermain sebaik mungkin ketimbang ketika melayani Inggris,” Saadane menjelaskan.

    FOOTBALL 365 | BAGUS WIJANARKO










     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.